Hukuman Di Canio Terancam Bertambah
Jumat, 23 Des 2005 11:30 WIB
Jakarta - Larangan satu kali pertandingan yang ditimpakan kepada Paolo Di Canio atas insiden salam fasisnya terancam bertambah. FIFA telah menegaskan untuk meninjau kembali keputusan itu. Beberapa hari lalu denda sebesar 10 ribu euro plus larangan bertanding satu partai dijatuhkan komdis Liga Italia menyusul aksi salam fasis Di Canio dalam pertandingan Seri A melawan Livorno tanggal 11 Desember lalu.Hukuman tersebut menjadi yang kedua kali diterima mantan pemain West Ham ini tahun ini. Bulan Januari lalu dia juga dikenai denda 10 ribu euro karena kasus yang sama. Menurut pengamatan FIFA hukuman satu kali pertandingan terlalu ringan. Hal tersebut mengingat sejarah pesepakbola yang membela Lazio tersebut, yang sudah beberapa kali melakukan aksinya. Presiden FIFA Sepp Blatter sendiri pernah menyerukan untuk menghukum Di Canio selamanya dari sepakbola. Dan hari ini FIFA sudah meminta catatan kasus-kasus fasisme yang pernah dilakukan oleh sang pemain untuk diteliti. "FIFA telah meminta Asosiasi Sepakbola Italia untuk mengumpulkan file yang berisikan tentang kasus tersebut," kata FIFA dalam pernyataan yang dilasir AP, Jumat (23/12/2005). Selama ini Di Canio berdalih salam sambil mengangkat lengan yang di Italia diasosiasikan dengan diktator Benito Mussolini ini bukanlah salam fasis. Itu hanya sapaan buat pendukungnya dan sama sekali tak bermaksud politis. Foto: Salam fasis Di Canio terancam hukuman seumur hidup (theage) (mel/)











































