ADVERTISEMENT

Mana Golmu, Juventus?

Adhi Prasetya - Sepakbola
Kamis, 18 Jun 2020 10:35 WIB
SINGAPORE, SINGAPORE - JULY 21: Head coach Maurizio Sarri of Juventus is seen during the International Champions Cup match between Juventus and Tottenham Hotspur at the Singapore National Stadium on July 21, 2019 in Singapore. (Photo by Thananuwat Srirasant/Getty Images)
Sarri menyebut timnya kurang tajam di depan gawang. Foto: Thananuwat Srirasant/Getty Images
Roma -

Juventus kembali gagal mencetak gol di final Coppa Italia. Ketajaman lini depan Bianconeri menumpul seusai liburan.

Tiga bulan usai penangguhan kompetisi akibat pandemi COVID-19, sepakbola Italia kembali berlangsung 12 Juni, dimulai dengan leg kedua semifinal Coppa Italia antara Juventus vs AC Milan.

Laga itu berakhir imbang 0-0, namun Juve lolos berkat aturan gol tandang, sebab mereka bermain 1-1 di leg pertama di kandang Milan.

Di babak final menghadapi Napoli, Kamis (18/6/2020) dini hari tadi, Juve kembali gagal mencetak gol. Laga kembali berakhir tanpa gol, dan di babak adu penalti Gianluigi Buffon dkk takluk 2-4.

ROME, ITALY - JUNE 17:  Juventus' player Cristiano Ronaldo passing near the trophy disappointed after the Coppa Italia Final match between Juventus and SSC Napoli winner at Olimpico Stadium on June 17, 2020 in Rome, Italy.  (Photo by Marco Rosi/Getty Images)Ronaldo gagal mencetak gol di babak final. Foto: Getty Images/Marco Rosi

Tumpulnya lini depan Juventus juga disadari pelatih mereka, Maurizio Sarri. Pria 61 tahun itu menyebut kondisi fisik dan aksi permainan timnya yang cenderung individualis menjadi biang kekalahan.

"Klub, pemain, dan fans jelas kecewa, tapi tak banyak yang bisa kami lakukan saat ini karena kami kurang tajam di depan gawang," kata Sarri kepada RAI Sport selepas laga.

"Beberapa pemain absen dan kami harus membuat sejumlah perubahan karena level kebugaran kami belum optimal. Kami bagus dalam penguasaan bola, tapi kurang tajam untuk mengubahnya menjadi peluang berbahaya."

"Kami kesulitan melewati pemain lawan, dan tim kami berisi pemain-pemain yang biasanya ahli dalam hal itu."

"Menurut saya masalah kami adalah karakteristik permainan kami, karena beberapa pemain terbiasa melakukan aksi individu melewati lawan, dan di laga ini hal itu tak berhasil," jelas Sarri, tanpa menyebut nama pemainnya secara spesifik.

Sarri kini dituntut untuk bisa segera mengembalikan naluri gol para pemainnya. Mereka sudah ditunggu Bologna di giornata ke-27 Serie A, Selasa (23/6) pukul 02.45 WIB.

"Gagal mencetak gol memang tak biasa bagi kami, tapi hal itu memang menunjukkan kurangnya ketajaman kami setelah jeda kompetisi yang begitu lama," tandasnya.

Baca juga: Mantap, Gattuso!



Simak Video "Liverpool Latah Ingin Gaet Chiesa, Juventus Menolak!"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT