Kebobolan 3 Gol, Ancelotti Bingung
Senin, 09 Jan 2006 09:01 WIB
Jakarta - Kemenangan 4-3 atas AC Parma di San Siro, Senin (9/1/2006) merupakan hasil positif bagi AC Milan. Namun tiga gol yang bersarang ke gawangnya membuat pelatih Carlo Ancelotti bingung.Mencetak empat gol tentu saja merupakan bukti bahwa lini depan Milan sangat berbahaya. Namun kebobolan tiga gol juga mengindikasikan bahwa Rosonerri memiliki kelemahan dalam bertahan.Setelah tertinggal satu gol lebih dulu oleh Paolo Canavaro, Milan langsung membalas tiga gol melalui Alberto Gilardino, Kaka dan gol bunuh diri pemain lawan. Di babak kedua gawang Milan kembali memperbesar keunggulan lewat Andriy Shevchenko. Tetapi keadaan sempat menegang karena Parma bisa memperkecil ketinggaalan melalui dua gol Marco Marchioni. Beruntung Gialloblu tidak sempat membuat gol penyama."Kami bermain sangat buruk di babak kedua. Sejak menit pertama dilanjutkan, kami bermain sendiri-sendiri dan tidak ada kerjasama. Sejujurnya saya tidak tahu apa yang terjadi," sesal usai pertandingan seperti dilansir Channel4.Ancelotti menilai serangan Parma tidak terlalu istimewa. Tiga gol yang bersarang ke gawangnya terjadi karena kesalahan pemain AC Milan sendiri. Gol pertama karena blunder penjaga gawang Dida, sementara gol kedua dan ketiga akibat lengahnya pemain belakang menjaga pemain Parma bertubuh mungil Marco Marchionni."Kami harus belajar dari pertandingan ini, dan segera mengatasinya. Selalu ada nilai positif dari segala sesuatu. Mencetak empat gol bukanlah sesuatu yang jelek, tetapi penampilan kami di babak kedua perlu kami pikirkan lagi," tandas Ancelotti.Foto: Carlo Ancelotti kecewa melihat penampilannya AC Milan di babak kedua saat mengalahkan Parma 4-3 (Republicca). (lom/)











































