sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 01 Nov 2020 05:51 WIB

Penyelesaian Akhir Kurang Sip, Inter Pun Nyaris Kalah

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Inter Milans Ivan Perisic, left, challenges for the ball with Parmas Botond Balogh during the Serie A soccer match between Inter Milan and Parma at the San Siro Stadium, in Milan, Italy, Saturday, Oct. 31, 2020. (AP Photo/Antonio Calanni) Sempat tertinggal dua gol, Inter Milan main imbang 2-2 dengan Parma di lanjutan Liga Italia (Foto: AP/Antonio Calanni)
Milan -

Inter Milan sempat tertinggal dua gol sebelum memaksakan hasil seri melawan Parma. Antonio Conte menyoroti penyelesaian akhir Inter di laga itu.

Inter harus puas berbagi poin dengan Parma dalam pertandingan pekan keenam Liga Italia. Bertanding di Giuseppe Meazza, Minggu (1/11/2020) dini hari WIB, Nerazzurri yang sempat tertinggal dua gol akhirnya memaksakan hasil seri 2-2.

Tim tamu unggul dua gol lebih dulu berkat Gervinho. Gol Marcelo Brozovic di menit ke-64 kemudian membawa Inter memperkecil ketertinggalan.

Inter akhirnya selamat dari kekalahan setelah Ivan Perisic mencetak gol di injury time. Tuan rumah bahkan nyaris menang andai peluang Arturo Vidal di penghujuung laga tidak melebar.

Conte menyoroti performa para pemainnya, terutama ketika mendapat peluang. Dia menyayangkan kegagalan Inter memaksimalkan peluang-peluang yang didapat.

"Ini bukan pertandingan pertama di mana kami dominan tapi nyaris kalah. Kalau Anda tidak bikin gol dalam sepakbola, Anda tidak menang," ujar Conte kepada Sky Sport Italia.

"Lagi, kami melewatkan banyak peluang, kami membuat banyak kesalahan, dan itu tidak bagus. Kami butuh determinasi dan presisi. Itulah yang dilakukan Parma, karena mereka mencetak dua gol dengan dua peluang."

Meski main tanpa Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez, Inter tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 69%. La Beneamata juga tercatat melepaskan 25 tembakan di sepanjang laga, tapi cuma sembilan yang mengarah ke gawang.

[Gambas:Opta]

"Melihat ini bukan kali pertama terajdi, kami harus bercermin dan meningkatkan determinasi untuk memaksimalkan peluang. Kalau tidak, kami akan membayar konsekuensinya dan hari ini kami menerima konsekuensi dari kesalahan-kesalahan itu," lanjut Conte.

"Kami menciptakan peluang, tapi masalahnya ada di penyelesaian akhir. Ini bukan cuma soal striker, tapi juga bek sayap, gelandang, bek. Menyerang melibatkan banyak pemain, tapi untuk kesekian kalinya, kami tidak cukup gigih ketika dalam posisi mencetak gol."

"Ini mengecewakan karena saya tidak bisa meminta lebih terkait usaha, tapi kami harus jauh lebih baik. Parma sempurna dalam penyelesaian akhir, mereka punya dua peluang dan menuntaskan semuanya," kata Conte.

Cuma dapat satu angka, Inter Milan masih tertahan di peringkat kelima klasemen Liga Italia dengan 11 poin dari enam pertandingan. Mereka tertinggal dua poin dari AC Milan yang ada di puncak.



Simak Video "Skill-skill N'Golo Kante yang Bikin Conte Kepincut"
[Gambas:Video 20detik]
(nds/bay)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com