sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 13 Nov 2020 21:30 WIB

Jesus Sebenarnya Sempat Mau ke Inter, Batal karena Dicuekin

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Manchester Citys Gabriel Jesus reacts following a clash with Liverpools Joel Matip, in the background, during the English Premier League soccer match between Manchester City and Liverpool at the Etihad stadium in Manchester, England, Sunday, Nov. 8, 2020. (Clive Brunskill/Pool via AP) Gabriel Jesus nyaris pindah ke Inter Milan pada 2016 (AP/Clive Brunskill)
Manchester -

Gabriel Jesus sebetulnya sempat berpotensi pindah ke Inter Milan. Tapi Roberto Mancini selaku pelatih Nerazzurri saat itu tak menyambut dengan tangan terbuka.

Jesus sudah mendarat di Etihad Stadium sejak musim dingin 2017 usai dibeli dari Palmeiras. saat itu, Jesus diberikan waktu dulu untuk menuntaskan musim bersama klub Brasil tersebut.

Diboyong dengan banderol 28,8 juta paun, Jesus pelan namun pasti mulai jadi andalan di lini depan City yang sebenarnya sudah memiliki Sergio Aguero. Jesus sejatinya dipersiapkan untuk menggantikan Aguero yang mulai menuai dan rentan cedera.

Hingga memasuki tahun keempatnya bareng City, Jesus sudah membuat 71 gol dan 30 assist dari 156 penampilan. Meski diganggu cedera musim ini, Jesus mendonasikan tiga gol dari tiga pertandingan.

Dengan performa Jesus saat ini, City harusnya tidak khawatir jika Aguero hengkang musim depan. City terbilang beruntung bisa mendapatkan Jesus karena sebelumnya pemain 23 tahun itu nyaris pindah ke Inter.

Namun, kepindahan itu tidak terlaksana karena Inter lebih memilih Gabriel Barbosa, kompatriot Jesus di timnas Brasil U-23, namun gagal total. Padahal Inter nyaris mencapai kata sepakat dengan Palmeiras soal transfer Jesus pada musim panas 2016.

Boleh jadi jika Jesus bergabung dengan Inter Milan, jalan kariernya akan berbeda karena Mancini di musim itu tidak sampai semusim melatih, sebelum dipecat pada 8 Agustus 2016.

"Gabriel Jesus? Dia bisa saja datang ke Inter, tapi Mancini tidak menginginkannya. Itulah mengapa dia memilih Manchester City," ujar agen Gabriel Jesus, Sebastian Durante, kepada Calciomercato.it

"Dia termasuk salah satu pemain yang menjanjikan di Palmeiras. Inter sangat tertarik, tapi saya bilang Nerazzurri harus meminta Mancini untuk meneleponnya, karena Jesus itu orangnya sensitif. Tidak seperti Manchester City, Inter malah tidak melakukannya. Lalu, Guardiola menelepon dan meyakinkannya," sambungnya.

(mrp/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com