'Totti Terbaik di Muka Bumi'

'Totti Terbaik di Muka Bumi'

- Sepakbola
Jumat, 27 Jan 2006 10:54 WIB
Totti Terbaik di Muka Bumi
Jakarta - Meski dianggap kontroversial, pesona Francesco Totti masih memikat banyak orang. Legenda sepakbola Pele bahkan menyebutnya pemain terbaik di muka bumi. Sanjungan setinggi langit itu diucapkan Pele ketika mengomentari kehadiran Totti di Piala Dunia 2006. "Totti adalah pemain terbaik di dunia," puji Pele seperti dilansir channel4, Jumat (27/1/2006). Totti merupakan salah satu striker terhebat yang pernah dimiliki Italia. Di timnas sekarang perannya sebagai penyerang lubang di skuad Marcelo Lippi pun tak tergantikan. Meski demikian, seperti dikatakan Pele, Totti memang masalah. Itu adalah perilakunya di lapangan. "Dia memang kurang beruntung dengan masa lalunya," tambahnya. Terlepas dari kehebatannya di lapangan, Totti dikenal sebagai kontroversial. Di liga, tidak terhitung berapa kejadian yang membuatnya dihukum. Bahkan tahun lalu dia didaulat sebagai 'pemain paling kotor' karena paling sering diusir wasit. Di timnas kebengalan Totti tidak berkurang. Di Euro 2004 lalu dia bahkan terkena batunya saat dihukum dua pertandingan karena meludahi lawan ketika bertanding melawan Denmark. Pada kesempatan yang sama legenda sepakbola asal Brasil itu juga mengomentari peluang Azzurri di Jerman. Menurut pemilik nomor punggung 10 tersebut, Italia merupakan tim terkuat saat ini."Brasil merupakan favorit tetapi saya pikir Italia merupakan tim terkuat saat ini. Bahkan mereka merupakan tim terbaik di dua piala dunia terakhir," tuturnya. Kualifikasi Piala Dunia 2006 mungkin menjadi dasar penuturan Pele. Di babak tersebut Italia tampil sebagai juara Grup 5 dengan hanya menelan satu kekalahan. Italia sendiri tampil tak terlalu bagus di dua piala dunia terakhir. Di Prancis 1998, tim yang ketika itu dibesut oleh Cesare Maldini itu hanya sampai perempat final karena dibekuk Prancis lewat adu penalti.Empat tahun lalu di Korea/Jepang langkah Fabio Cannavaro cs bahkan lebih menyedihkan lagi. Mereka ditekuk tuan rumah Korea Selatan di perdelapan final yang diwarnai kartu merah Totti.(Sumber foto: AFP/Filippo Monteforte) (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads