sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 09 Des 2020 09:10 WIB

Bersinar di Inter, Lukaku Belum Mau Dibandingkan dengan Ronaldo

Okdwitya Karina Sari - detikSport
MILAN, ITALY - OCTOBER 21: Romelu Lukaku (L) of FC Internazionale celebrates his second goal during the UEFA Champions League Group B stage match between FC Internazionale and Borussia Moenchengladbach at Stadio Giuseppe Meazza on October 21, 2020 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images) Moncer di Inter Milan, Romelu Lukaku belum mau dibandingkan dengan Ronaldo. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Milan -

Romelu Lukaku langsung moncer bersama Inter Milan. Meski begitu, striker top Belgia ini belum mau disandingkan dengan legenda Inter, Ronaldo Nazario.

Lukaku didatangkan Inter dari Manchester United pada musim panas 2019 dengan nilai kesepakatan yang mencapai 80 juta euro. Penyerang berusia 27 tahun itu berhasil memenuhi ekspektasi sejak musim debutnya.

Sebanyak 34 gol dicetak Lukaku yang menyamai torehan Ronaldo di musim pertamanya berkostum Nerazzurri pada 1997/98. Akan tetapi saat itu Ronaldo berhasil memimpin Inter Milan menjuarai Piala UEFA usai mengalahkan Lazio 3-0 di final. Sementara Lukaku mesti gigit jari karena Inter-nya dikalahkan Sevilla 3-2 pada Agustus silam dan finis runner-up di Serie A 2019/20.

Konsistensi Lukaku di Inter Milan berlanjut setelah menceploskan 12 gol dalam 13 pertandingan di seluruh kompetisi musim ini. Kontribusi Lukaku menjaga si Biru-Hitam terus dalam persaingan Scudetto bersama AC Milan dan juara bertahan Juventus.

"Dia sudah menciptakan lebih dari 100 gol untuk tim nasional. Masih sedikit terlalu awal untuk membuat perbandingan," ucap Romelu Lukaku kepada France Football, yang dikutip Football-Italia.

"Di Milan, semua orang mengatakan kepadaku tentang 34 gol Ronaldo di musim pertama dia. Aku senang sih bisa menyamai dia. Tapi dia kan sudah memenangi Piala UEA, sedangkan aku kalah di final. Sekarang aku sedang berusaha memenangi trofi-trofi juara."

Pada musim lalu, Inter mesti mengakui keunggulan Juventus dengan selisih satu poin di klasemen akhir. Inter Milan masih memburu Scudetto pertamanya sejak terakhir kali juara pada 2009/10.

"Kami adalah Inter, kami mesti bertarung untuk memenangi kejuaraan. Kupikir itu minimalnya, tapi kita lihat saja pada Maret nanti," Romelu Lukaku menambahkan.



Simak Video "Comeback, Inter Kalahkan Torino 4-2"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com