Cagliari Vs Inter Milan: Nerazzurri Menang 3-1 Usai Tertinggal Lebih Dulu

Adhi Prasetya - Sepakbola
Minggu, 13 Des 2020 20:49 WIB
CAGLIARI, ITALY - DECEMBER 13: Marcelo Brozovic of Inter in actio during the Serie A match between Cagliari Calcio and FC Internazionale at Sardegna Arena on December 13, 2020 in Cagliari, Italy. (Photo by Enrico Locci/Getty Images)
Inter yang bermain dengan seragam putih menang atas Cagliari. Foto: Getty Images/Enrico Locci
Cagliari -

Inter Milan berhasil meraih kemenangan di pekan ke-11 Liga Italia. Bertandang ke markas Cagliari, skuad asuhan Antonio Conte menang 3-1.

Bermain di Sardegna Arena, Minggu (13/12/2020), Cagliari unggul lebih dulu di babak pertama lewat Riccardo Sottil (42'), namun Inter berhasil membalikkan situasi dan berhasil menang berkat gol Nicolo Barella (77'), Danilo D'Ambrosio (84'), dan Romelu Lukaku (90+3').

Hasil ini memantapkan posisi Nerazzurri di urutan kedua klasemen sementara dengan 24 poin, di bawah rival sekota mereka AC Milan. Sementara bagi Cagliari, mereka berada di urutan ke-12 dengan 12 poin.

[Gambas:Opta]

Jalannya pertandingan

Ancaman Inter hadir di menit ke-9. Romelu Lukaku nyaris membuka skor, namun sepakan jarak dekatnya ditepis Alessio Cragno. Bola muntah berhasil didapat Christian Eriksen, namun lagi-lagi Cragno berhasil menggagalkan tembakan gelandang asal Denmark itu.

Upaya Nerazzurri berlanjut. Alessandro Bastoni berhasil memanfaatkan sepak pojok, namun tembakannya meleset dari gawang Cagliari. Lukaku kembali mendapat kans di menit ke-14, tapi Cragno tetap sigap mengamankan gawangnya.

Cagliari coba keluar dari tekanan. Marko Rog melepaskan tembakan jarak jauh di menit ke-22, namun masih melebar di sisi kanan gawang Inter yang dijaga Samir Handanovic.

Inter kembali menekan di menit ke-24. Ada Alexis Sanchez yang coba membawa Inter unggul, tapi sepakan mendatarnya bisa dihalau Cragno. Long shoot Nicolo Barella semenit berselang pun bernasib sama di tangan kiper 26 tahun itu.

Banyak diserang, Cagliari justru berhasil unggul lebih dulu di menit ke-42. Crossing Leonardo Pavoletti berhasil disambar Riccardo Sottil, namun bola sukses diblok Milan Skriniar.

Sottil kembali mendapat bola muntah, dan dengan sepakan terukur ia mengirim bola masuk ke sudut kanan gawang Inter, tanpa bisa dihalau Handanovic. Cagliari unggul 1-0 dan bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Cagliari hampir menggandakan keunggulan di menit ke-52, tetapi tembakan Joao Pedro masih aman di tangan Handanovic. Tujuh menit kemudian, Ashley Young hampir mencetak gol penyama kedudukan, namun upayanya dimentahkan oleh Cragno.

Pedro kembali mendapat peluang emas di menit ke-76, tapi tembakan jarak dekatnya juga berhasil diselamatkan oleh Handanovic. Siapa sangka, kegagalan itu dibayar mahal Cagliari semenit kemudian.

Inter akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-77. Berawal dari situasi sepak pojok, Cragno keluar dari gawangnya untuk meninju bola, namun malah jatuh ke kaki Barella, yang dengan satu tembakan voli berhasil menggetarkan jala tuan rumah.

Gol itu berhasil mengangkat moral Inter. Di menit ke-84, mereka berbalik unggul. Kembali lewat situasi sepak pojok, Barella mengirim crossing ke arah Danilo D'Ambrosio yang tak terkawal dan dengan sundulannya berhasil menjebol gawang Cagliari untuk kali kedua.

Di masa injury time, Romelu Lukaku melakukan serangan balik dengan aksi solo run yang gagal diantisipasi Cragno. Penyerang asal Belgia itu menembak bola ke gawang kosong, sekaligus menutup laga dengan skor 3-1 untuk kemenangan Inter.


Susunan pemain

Cagliari: Cragno; Faragò (Klavan 68'), Walukiewicz, Carboni (Simeone 89'), Lykogiannis; Marin, Rog; Zappa, Joao Pedro, Sottil (Nandez 68'); Pavoletti (Cerri 75')

Inter Milan: Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni (Martinez 72'); Darmian (Young 58'), Barella, Brozovic, Perisic (Hakimi 46' (D'Ambrosio 83')); Eriksen (Sensi 58'); Lukaku, Alexis Sanchez



Simak Video "Pendukung Inter Timbulkan Kerumunan Saat Rayakan Scudetto"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/adp)