Ancelotti: Lini Belakang Berantakan
Rabu, 01 Feb 2006 11:07 WIB
Jakarta - Kekalahan atas Palermo mengubur peluang AC Milan meraih Coppa Italia tahun ini. Takluk dengan skor telak 3-0, pelatih Carlo Ancelotti akhirnya mengakui kalau lini pertahanannya butuh banyak perbaikan.Bekal kemenangan 1-0 yang diraih Milan di leg pertama ternyata jauh dari cukup untuk melangkah ke babak semifinal Coppa Italia. Di luar dugaan Rossoneri malah harus menelan kekalahan telak 3-0 saat bertandang ke Stadio Renzo Barbera.Hasil ini tentunya sangat mengecewakan, apalagi di Liga Italia peluang Milan juga makin tipis setelah sering tersandung kekalahan. Dan yang membuat Ancelotti harus memutar kepala adalah kondisi pertahanan Milan yang belum juga kokoh."Kami membuat kesalahan yang tak bisa diterima dan harus dibayar mahal. Kami harusnya bisa memberikan lebih banyak perhatian untuk lini belakang kami. Dan saya pikir kekalahan ini adalah saat yang tepat untuk memulai hal tersebut," sahut Ancelotti dilansir situs resmi Milan, Rabu (1/2/2006).Gawang Milan untuk kesekian kalinya memang harus kemasukan banyak gol. Beberapa pekan lalu dalam dua pertandingan gawang Milan bahkan harus robek sampai enam kali-Milan tetap meraih kemenangan 4-3 atas Parma dan Brescia.Absennya Paolo Maldini yang tengah bergelut dengan cedera juga tak bisa dijadikan alasan banyaknya gol datang ke gawang Milan. Dengan rencena pensiun yang sudah dekat Ancelotti harusnya sudah menyiapkan suksesor sang kapten."Tim ini kehilangan keseimbangannya dan sudah kemasukan terlalu banyak gol dari counter attack. Mereka tak bisa meraih kemenangan jika pertandingan mulai menyulitkan," tambah pelatih 47 tahun itu.Mantan pelatih Parma dan Juventus itu sadar betul kalau timnya perlu perbaikan besar dan itu bukan hanya di lini belakang. "Tahun lalu kami bisa meraih kemenangan di menit-menit akhir, tapi tidak tahun ini. Saya pikir solusinya adalah kembali ke dasar permainan kami. Milan hanya bisa dibantu oleh dirinya sendiri," pungkas AncelottiSo, hasil ini pastinya juga semakin menyudutkan posisi Ancelotti yang belakangan terus disorot. Apalagi media di Italia juga ikut memanaskan kursi Ancelotti dengan sering mengaitkan nama Frank Rijkaard sebagai penggantinya musim depan. Masih pantaskan Milan mempertahankan Ancelotti jika tak satupun gelar dibawa pulang ke Giuseppe Meazza akhir musim nanti? Anda bisa mengungkapkan pilihan Anda mengenai hal ini pada polling detiksport.Foto: Carlo Ancelotti mengakui kalau bek-bek Milan sangat mudah ditembus(blick) (din/)











































