sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 12 Jan 2021 19:40 WIB

Cristiano Ronaldo Gaspol Kejar Gelar Capocannoniere Pertamanya

Kris Fathoni W - detikSport
BARCELONA, SPAIN - DECEMBER 08: Cristiano Ronaldo of Juventus F.C. celebrates after scoring their teams first goal from the penalty spot during the UEFA Champions League Group G stage match between FC Barcelona and Juventus at Camp Nou on December 08, 2020 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by David Ramos/Getty Images) Cristiano Ronaldo Gaspol Kejar Gelar Capocannoniere Pertamanya. (Foto: Getty Images/David Ramos)
Jakarta -

Cristiano Ronaldo identik dengan gol. Predikat top skor pun rutin dikoleksinya, tapi belum pernah di Serie A tempatnya kini merumput. CR7 pun lagi tancap gas untuk mengejar gelar Capocannoniere pertama dalam kariernya.

Ronaldo mulai bertransformasi menjadi mesin gol semenjak masa-masanya di Manchester United, yang merekrutnya dari Sporting CP pada musim 2003/2004.

Salah satu pencapaian individu Cristiano Ronaldo ketika meninggalkan Old Trafford adalah gelar top skor Liga Ingggris 2007/2008. Saat itu pesepakbola asal Portugal tersebut mencetak 42 gol, dengan 31 di antaranya di Premier League.

Pindah ke Spanyol untuk membela Real Madrid, keganasan Cristiano Ronaldo kian menjadi-jadi. Ia pun rutin bersaing memperebutkan gelar Pichichi sebagai top skor Liga Spanyol dengan megabintang Barcelona, Lionel Messi.

Semasa meninggalkan El Real di akhir musim 2017/2018, Cristiano Ronaldo pun tercatat tiga kali menjadi top skor LaLiga yakni di musim 2010/2011 (41 gol), 2013/2014 (31 gol), dan 2014/2015 (48 gol).

Itu baru di kompetisi liga domestik. Dirangkum GiveMeSport, Cristiano Ronaldo paling tidak sudah tujuh kali menjadi top skor Liga Champions yakni di musim 2007/2008, 2012/2013, 2013/2014, 2014/2015, 2015/2016, 2016/2017, dan 2017/2018.

Namun, Cristiano Ronaldo saat ini belum mampu merengkuh gelar Capocannoniere alias top skor Liga Italia. Selama dua musim sebelum ini, ia memang tetap memperlihatkan ketajaman, tapi belum cukup tajam untuk menempati posisi teratas.

Pada musim pertamanya bersama Bianconeri, Ronaldo mencetak 21 gol di Serie A. Masih kalah dari Fabio Quagliarella yang jadi top skor dengan 26 gol.

Sedangkan musim lalu, Cristiano Ronaldo menggenjot koleksi golnya di Serie A dengan 31 gol. Lagi-lagi masih tak cukup untuk meraih gelar capocannoniere karena ada Ciro Immobile yang punya 36 gol.

Nah, di musim ketiganya bersama si Nyonya Tua, Cristiano Ronaldo terus gaspol demi mengejar gelar capocannoniere. Saat ini ia menjadi top skor Liga Italia Serie A untuk sementara dengan 15 gol. Tiga gol lebih banyak daripada Romelu Lukaku di posisi kedua.

Sejak Mauro Icardi (Argentina) menjadi top skor bersama dengan Ciro Immobile di musim 2017/2018, belum ada lagi sosok non-Italia yang menempati daftar teratas top skor Liga Italia Serie A. Sementara Edin Dzeko menjadi top skor non-Italia tunggal, bukan top skor bersama, yang meraih gelar capocannoniere di Serie A 2016/2017. Ia mencetak 29 gol di AS Roma.

(krs/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com