Acungan Jari Tengah Conte Diselidiki PSSI-nya Italia

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 12 Feb 2021 13:43 WIB
TURIN, ITALY - FEBRUARY 09: Antonio Conte, Manager of FC Internazionale during the Coppa Italia semi-final match between Juventus and FC Internazionale at Allianz Stadium on February 9, 2021 in Turin, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Chris Ricco/Getty Images)
Jari tengah Antonio Conte akan diselidiki FIGC (Getty Images/Chris Ricco)
Roma -

Antonio Conte siap-siap saja menerima sanksi atas aksi tak terpujinya saat menghadapi Juventus. Sebab pelatih Inter Milan itu akan diselidiki oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC).

Inter gagal melaju ke final Coppa Italia karena cuma berimbang tanpa gol kontra Juventus di leg kedua semifinal, Rabu (10/2/2021) dini hari WIB kemarin. Inter tersingkir karena kalah agregat total 1-2, usai kalah dengan skor tersebut di Giuseppe Meazza.

Laga itu memang tidak menghasilkan, tapi atmosfernya begitu panas. Dalam satu momen, Conte mengacungkan jari tengah pada presiden Juventus Andrea Agnelli, yang ada di tribune Allianz Stadium.

Agnelli sebelumnya mengumpat Conte dengan kalimat 'tutup mulutmu, brengsek'. Keributan itu ternyata berlanjut ke lorong stadion saat pertandingan berakhir ketika petinggi Juventus lainnya, Fabio Paratici dan Lele Oriali, juga berseteru.

Kabarnya Oriali melabrak Paratici karena tak senang Juventus diam-diam mendekati gelandang Inter Nicolo Barella. Conte sendiri tak mau membahas lagi lebih lanjut soal perseteruan dengan Agnelli yang merupakan mantan bosnya.

Meski begitu, PSSI-nya Italia, FIGC, dalam hal ini tidak akan tinggal diam melihat adanya keributan di laga sebesar itu. Dikutip ESPN, penyidik FIGC, Giuseppe Chine, akan melihat lagi tayangan ulang soal keributan antar petinggi klub tersebut.

Nantinya penyidik akan meminta laporan pertandingan dari ofisial keempat Daniele Chiffi. Jika memang ada pihak yang dinyatakan bersalah, maka siap-siap saja bakal ada sanksi yang menunggu.

Kerugian tentunya untuk Inter Milan jika Antonio Conte harus menerima hukuman. Sebab beberapa waktu sebelum ini, Conte baru saja menjalani skorsing dua pertandingan dari FIGC karena menghina wasit.

(mrp/nds)