Juventus Buang Kesempatan Rekrut Donnarumma 10 Tahun Lalu

Putra Rusdi K - Sepakbola
Selasa, 20 Jul 2021 03:00 WIB
LONDON, ENGLAND - JULY 11: Gianluigi Donnarumma of Italy looks on before the penalty shoot out during the UEFA Euro 2020 Championship Final between Italy and England at Wembley Stadium on July 11, 2021 in London, England. (Photo by Carl Recine - Pool/Getty Images)
Juventus buang kesempatan rekrut Gianluigi Donnarumma pada 10 tahun yang lalu (Foto: Getty Images/Carl Recine - Pool)
Turin -

Juventus membuang kesempatan mengontrak Gianluigi Donnarumma 10 tahun yang lalu. Hal itu diungkap pelatih tim muda Bianconeri saat itu, Fabrizio Ravanelli.

Pada usia yang baru menginjak 22 tahun Donnarumma menjelma menjadi kiper nomor satu Italia. Ia merupakan sosok penting di balik keberhasilan Gli Azzurri menyabet gelar Piala Eropa 2020. Donnarumma bahkan mampu menyabet gelar pemain terbaik di ajang ini.

Donnarumma sempat berstatus free transfer usai kontrak di Milan habis akhir Juni lalu. Juventus dikabarkan berpeluang untuk merekrut kiper kelahiran Castellammare di Stabia ini.

Namun, pelatih Juventus, Massimillano Allegri dilaporkan lebih memilih untuk tetap menjadikan Wojciech Szczesny sebagai kiper utama. Hal ini disebut menjadi sebab utama Juventus urung mendatangkan Donnarumma.

Donnarumma kemudian memilih untuk berlabuh ke klub raksasa Prancis Paris Saint-Germain. Ternyata ini bukan kali pertama, Juventus melewatkan kesempatan untuk merekrut Donnarumma.

Hal tersebut diungkapkan oleh mantan penyerang Juventus, Fabrizio Ravanelli. Ravanelli sudah menyarankan Bianconeri untuk mengontrak Donnarumma pada 10 tahun yang lalu.

Pada musim 2011/2012, Donnarumma yang baru berusia 12 menjalani trial di Juventus. Ravanelli yang kala itu menjadi pelatih tim muda Juventus sudah melihat bakat besar Donnarumma untuk menjadi penjaga gawang kelas dunia.

Namun, Juventus gagal mengamankan tanda tangan Donnarumma pada 10 tahun yang lalu. Donnarumma kemudian baru bergabung ke tim junior Milan dua tahun berselang pada 2013.

"Saya tidak bisa melupakan dia, dia sudah luar biasa. Dia memiliki kekuatan fisik yang sama seperti hari ini, tetapi dia masih berusia 12 tahun," kata Ravanelli kepada Tuttosport.

"Dia kuat, eksplosif, dan mengesankan. Tidak mungkin untuk mencetak gol ke gawangnya. Tidak ada rekannya yang mampu mencetak gol, jadi kami mencoba dengan beberapa tembakan dari titik penalti. Namun, dia masih bisa menyelamatkan semuanya."

"Dia berbeda dari yang lain. Mudah untuk mengatakannya sekarang, tetapi saya langsung tahu dia akan menjadi pemain top. Sangat disayangkan karena investasi kecil sudah cukup untuk mengontraknya," kata Ravanelli menambahkan.



Simak Video "Diisukan Pindah ke Manchester City, Ronaldo Trending "
[Gambas:Video 20detik]
(pur/nds)