Simone Inzaghi Mirip Antonio Conte, Inter Tak Punya Kekhawatiran

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 22 Jul 2021 08:30 WIB
REGGIO NELLEMILIA, ITALY - MAY 23: Simone Inzaghi, Head Coach of S.S. Lazio reacts prior to the Serie A match between US Sassuolo and SS Lazio at Mapei Stadium - Citta del Tricolore on May 23, 2021 in Reggio nellEmilia, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images)
Simone Inzaghi disebut mirip dengan Antonio Conte. (Foto: Getty Images/Alessandro Sabattini)
Jakarta -

Ditinggalkan pelatih yang mengantarkan juara, Inter Milan menyambut musim baru dengan optimisme. Sebab sang pengganti punya kemiripan filosofi.

Inter Milan mesti pisah jalan dengan Antonio Conte meski bareng-bareng juara Liga Italia musim 2020/2021 lalu. Krisis finansial bikin keduanya tak bisa melanjutkan perjalanan.

Sebagai pengganti, Inter menunjuk mantan pelatih Lazio Simone Inzaghi. Di Lazio, Inzaghi merebut tiga trofi yakni satu Coppa Italia plus dua Piala Super Italia di tengah keterbatasan-keterbatasannya.

Bek Inter Milan Stefan De Vrij percaya Simone Inzaghi adalah orang paling tepat untuk menggantikan Antonio Conte. Sebab keduanya punya pendekatan taktik dan permainan yang mirip, dengan pola 3-5-2 dan adaptif dengan situasi di lapangan.

Apalagi Inter Milan juga sejauh ini tak kehilangan banyak pemain top, kecuali Achraf Hakimi yang dijual ke Paris Saint-Germain seharga 60 juta euro.

"Rasanya menakjubkan menjadi peraih Scudetto dan kami menikmatinya, tapi musim baru dimulai dan kami ingin mengonfirmasi status kami. Kami tak sabar, karena kami sekarang adalah tim juara dan harus ingat itu," ungkap De Vrij kepada Sky Sport Italia dikutip Football Italia.

"Saya rasa merupakan sebuah keuntungan bahwa Inzaghi punya filosofi taktik dengan Conte. Sebab skuad kurang lebih tak tersentuh dan kami berharap melanjutkan perjalanan dari titik kami berhenti," imbuhnya.



Simak Video "Pendukung Inter Timbulkan Kerumunan Saat Rayakan Scudetto"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/yna)