Inter Menyerah di Ennio Tardini

Inter Menyerah di Ennio Tardini

- Sepakbola
Minggu, 26 Mar 2006 02:36 WIB
Inter Menyerah di Ennio Tardini
Parma - Inter kehilangan kesempatan berharga buat menyalip AC Milan guna finis sebagai runner up. Bertandang ke Ennio Tardini, Minggu (26/3/2006) dinihari WIB, Nerazzurri menyerah 0-1.Adalah Fabio Simplicio dan Luca Bucci dua figur yang berperan besar buat mengganjal Inter. Simplicio adalah pencetak gol semata wayang, sementara Bucci adalah kiper Parma yang sukses menahan gempuran hebat tim tamu yang mendominasi jalannya pertandingan.Hasil ini tentunya amat berharga bagi Parma yang sedang berusaha terus untuk menjauh dari zona degradasi. Selain itu mereka juga bisa mendapat 'bonus' tambahan jika mampu menembus papan tengah klasemen, yaitu berlaga di Eropa musim depan.Hingga laga ke-31 mereka di musim ini skuad Gialloblu berhasil mengkoleksi 38 poin. Tambahan tiga angka dari kemenangan ini membuat Paolo Cannavaro cs berhasil naik empat tingkat ke posisi 10, menggeser Sampdoria, Ascoli dan Siena yang baru bertanding Minggu (26/3/2006) malam.Keuntungan di pihak Parma, maka kerugian di kubu Inter. Kekalahan tersebut membuat ambisi mereka menggeser AC Milan di posisi runner up klasemen Seri A gagal tercapai. Posisi tiga dengan 65 poin pun tetap dikantongi tim asuhan Roberto Mancini.Namun bisa dibilang bahwa kekalahan Inter tersebut sangat menyakitkan. Pasalnya peluang untuk menang Javier Zanetti cs cukup terbuka mengingat belasan peluang tercipta di laga tersebut.Sundulan Dejan Stankovic menjadi pengancam gawang Bucci ketika pertandingan berjalan empat menit. Namun gol urung tercipta karena bola hanya mengarah ke samping gawang Parma.Stankovic lagi-lagi mengancam lewat tendangan kerasnya beberapa menit kemudian. Dan sekali lagi peluang tersebut terbuang sia-sia. Nasib yang sama juga dialami bola hasil tendangan Alvaro Recoba.Tidak demikian dengan Parma. Satu peluang matang yang diperoleh di menit 39 berbuah gol yang berujung kemenangan. Adalah kesalahan Pierre Wome dalam menghalau bola yang harus dibayar mahal oleh Inter setelah bola liar tersebut langsung disambut Simplicio dengan drive-nya. Tertinggal satu gol membuat Inter semakin ngotot melakukan serangan. Namun buruknya penyelesaian akhir dan aksi penyelamatan gemilang Bucci beberapa kali membuat pasukan Inter sedikit putus asa.Mancini yang memahami kondisi timnya memasukkan darah baru seperti Obafemi Martins dan Julio Cruz untuk menambah daya dobrak timnya. Terbukti gawang Parma semakin terancam.Memasuki 10 menit menjelang akhir pertandingan, Parma praktis bertahan di daerahnya sendiri dan Bucci harus dipaksa banting badan untuk menjaga gawangnya tidak kebobolan dari serangan hebat pemain-pemain Inter.Recoba, Esteban Cambiaso, Julio Cruz adalah pemain Inter yang beberapa kali mengancam gawang Parma. Namun, di balik usia tuanya (37 tahun), Bucci masih menunjukkan diri sebagai salah satu kiper terbaik Italia dengan menyelamatkan gawang Parma di masa kritis. Akhirnya hingga habis tiga menit masa injury time gawang Parma tetap perawan dan kemenangan tetap di tangan. Susunan Pemain:Parma: Bucci; Ferronetti, Cannavaro, Couto, Bonera; Grella, Simplicio; Pisanu (Dessena 58), Marchionni, Bresciano; Corradi (Contini 89)Inter: Toldo; J Zanetti, Materazzi, Samuel, Wome (Martins 76); Stankovic, Veron, Cambiasso, Cesar; Adriano (Cruz 72), Recoba Foto: Adriano dibayang-bayangi oleh Fabio Simplicio saat Inter dijamu Parma di Ennio Tardini, Minggu (26/3/2006) dinihari. Parma menang 1-0 lewat gol tunggal Simplicio (AFP/Nicola Casamassima). (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads