Edin Dzeko Merapat ke Inter Milan

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 09 Agu 2021 07:10 WIB
REGGIO NELLEMILIA, ITALY - APRIL 03: Edin Dzeko of Roma looks on prior to the Serie A match between US Sassuolo and AS Roma at Mapei Stadium - Città del Tricolore on April 03, 2021 in Reggio nellEmilia, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images)
Dzeko sedang didekati Inter Milan (Foto: Getty Images/Alessandro Sabattini)
Jakarta -

Inter Milan ingin merekrut Edin Dzeko dari AS Roma. Striker Bosnia itu diharapkan bisa menambal lini depan, yang sebentar lagi akan ditinggalkan Romelu Lukaku ke Chelsea.

Dilaporkan Sky Sport Italia, Dzeko sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan Inter. Pemain 35 tahun itu, yang kontraknya di Roma tersisa hingga Juni 2022, akan dikontrak Inter selama dua tahun hingga 2023.

Roma dan Inter sudah bernegosiasi untuk segera menuntaskan transfer ini. Kendalanya tinggal satu, yakni Roma harus mendapatkan pengganti Dzeko lebih dulu, baru melepasnya.

Merujuk Transfermarkt, Dzeko memiliki market value sebesar 4 juta Euro saja. Sekalipun Roma meminta sedikit lebih banyak, jumlahnya diyakini tak akan menyulitkan Inter, yang akan mendapat 115 juta Euro dari penjualan Lukaku.

Dzeko hanya duduk di bangku cadangan saat Roma bertanding melawan Real Betis di laga uji coba pada Sabtu lalu. Hal ini yang menguatkan dugaan ia akan segera dijual.

Selain Dzeko, Inter juga memburu Duvan Zapata dari Atalanta. La Dea kemungkinan baru akan melepas Zapata jika bisa mendapatkan Tammy Abraham dari Chelsea sebagai pengganti. Masalahnya, mereka harus bersaing dengan Arsenal yang juga menginginkan penyerang Inggris tersebut.

Nerazzurri memang menginginkan dua striker untuk menggantikan Lukaku, agar bisa diduetkan dengan Lautaro Martinez.

Tambahan dua striker diharapkan bisa menjaga ketajaman lini depan, sehingga keran gol Inter tetap mengalir seperti musim lalu meski tanpa Lukaku. Apalagi Inter merupakan juara bertahan Liga Italia, sehingga penguatan tim tetap diperhatikan meski harus menyeimbangkan neraca keuangan.

(adp/mrp)