Dikhianati Cagliari Bikin Nainggolan Pulang Kampung ke Belgia

Putra Rusdi K - Sepakbola
Kamis, 19 Agu 2021 08:35 WIB
BRESCIA, ITALY - JANUARY 19:  Radja Nainggolan of Cagliari Calcio looks on during the Serie A match between Brescia Calcio and Cagliari Calcio at Stadio Mario Rigamonti on January 19, 2020 in Brescia, Italy.  (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images)
Radja Nainggolan merasa seperti dikhianati oleh Cagliari (Foto: Getty Images/Emilio Andreoli)
Antwerp -

Radja Nainggolan merasa dikhianati oleh Cagliari. Hal tersebut menjadi pemicu dirinya kemudian memutuskan untuk pulang kampung untuk bergabung ke Royal Antwerp.

Nainggolan memutuskan pulang kampung ke Belgia musim panas ini. Ia bergabung dengan Royal Antwerp dengan status bebas transfer usai sepakat untuk memutus kontrak di Inter Milan.

Nainggolan mengakhiri petualangannya selama 17 tahun di Italia. Ia total telah membela empat klub di Negeri Pizza yaitu Piacenza, Cagliari, AS Roma dan Inter.

Pemain berdarah Indonesia ini sebenarnya tak ingin meninggalkan Italia. Ia berhasrat tetap bermain di Cagliari. Klub yang dibela Nainggolan musim lalu dengan status pinjaman dari Inter.

Gelandang 33 tahun ini memang sangat mencintai klub asal Sardinia tersebut. Gli Isolani merupaka klub yang membesarkan nama Nainggolan. Istri Nainggolan, Claudia Lai juga berasal Cagliari.

Namun, harapan Nainggolan itu harus pupus setelah negosiasi antara Cagliari dan Inter tak kunjung membuahkan hasil. Ia menganggap Cagliari tak benar-benar serius ingin merekrutnya kembali.

"Cagliari adalah prioritas saya, saya mengorbankan banyak uang untuk memilih tempat itu. Presiden Tommaso Giulini dan direktur olahraga Stefano Capozucca, setelah mengetahui apa yang saya inginkan, menghilang. Mereka meninggalkanku." kata Nainggolan dikutip dari Football Italia.

Nainggolan menilai hal tersebut tak lepas dari kemampuan finansial Cagliari yang tak cukup baik akibat banyak menghamburkan uang musim lalu. Pada musim lalu, Cagliari merekrut nama-nama yang cukup menjanjikan seperti Marko Rog dari Napoli (14,3 juta euro), Giovanni Simeone dari Fiorentina (13 juta euro).

Nainggolan menganggap ketulusan cintanya telah dikhianati oleh Cagliari. Pengorbanannya terhadap Cagliari tak dihargai dengan baik oleh pihak klub.

"Cagliari menaikkan tagihan gaji mereka setahun yang lalu dengan mencari nama-nama besar. Namun, kemudian sumber keuangan mereka habis dan tidak mungkin bagi mereka untuk melanjutkan negosiasi," ungkap Nainggolan menambahkan.

"Mereka mengkhianati saya, saya sangat kecewa. Saya sudah menyerah untuk bisa memakai jersey Cagliari. Saya melihat mereka tidak benar-benar ingin mengandalkan saya. Mereka hanya berasumsi saya akan kembali.

"Saya tetap menghubungi staf mereka selama ini. Keinginan saya jelas dan saya telah membuktikan cinta saya kepada Cagliari. Sayangnya, orang-orang cepat lupa dalam sepak bola," tegasnya.



Simak Video "Pendukung Inter Timbulkan Kerumunan Saat Rayakan Scudetto"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)