Fans Inter Hina Zoro Lagi
Minggu, 02 Apr 2006 12:10 WIB
Milan - Di tengah gelombang kampanye antirasis yang terus digembor-gemborkan, tifosi Inter Milan kembali melukai perasaan bek Messina berkulit Hitam, Maro Andre Kpolo Zoro. Dalam pertandingan Seri A antara Inter versus Messina di San Siro, Minggu (2/4/2006) dinihari WIB, terbentang sebuah spanduk di salah satu sudut stadion yang ditempati kelompok garis keras 'ultra' Inter.Pada spanduk tersebut Zoro dituduh "mencari publikasi" atas kasus perlakukan rasis yang diterimanya akhir November lalu, saat pemain asal Pantai Gading itu sampai menangis di lapangan dan hampir walk out gara-gara terus dicemooh ala monyet oleh sekelompok fans Inter.Bedanya, meskipun spanduk itu tetap bernada 'menyerang' Zoro, namun di babak kedua ia justru menerima banyak tepuk tangan dari sebagian lain suporter tuan rumah. Hal itulah yang membuat Massimo Moratti tidak serta merta menyalahkan suporternya. Presiden Nerazzurri itu menilai insiden kali ini berbeda dengan kasus pertama di kandang Messina."(Spanduk) itu sungguh bodoh, sementara sebagian besar penonton lain menunjukkan sikap sebaliknya. Namun kejadian ini tidaklah memalukan karena bukan tindakan rasis," tukas Moratti.Meski demikian Zoro tetap mengungkapkan kekecewaannya. "Hanya mereka yang berniat menghina yang berpikir saya mencari ketenaran," cetusnya dilansir Football Italia."Pelecehan macam itu jelas menunjuk pada seseorang dan mempengaruhi penampilanku. Saya amat bahagia mendengar fans lain melawan kelompoknya sendiri, sehingga saya merasa yakin untuk terus bertanding dan mengeluarkan kemampuan terbaik.""Sejujurnya saya merasa malu dan dipermalukan untuk orang-orang seperti Obafemi Martins karena dia harus bermain dan mengetahui bahwa fansnya membuat penghinaan rasis terhadap pemain lawan. Saya harap federasi mengambil langkah tegas dari kejadian ini," tambah Zoro.Foto: Marc Zoro. Untuk kedua kalinya mendapat perlakukan rasis dari suporter Inter. (AFP/Fabrizio Vila) (a2s/)











































