Handanovic: Inter Punya Skuad yang Lebih Lengkap dari Musim Lalu

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 10 Sep 2021 21:00 WIB
MILAN, ITALY - DECEMBER 16: Samir Handanovic of Inter Milan celebrates during the Serie A match between FC Internazionale and SSC Napoli at Stadio Giuseppe Meazza on December 16, 2020 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images )
Samir Handanovic menilai Inter Milan punya skuad yang lebih lengkap dibanding musim lalu (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Samir Handanovic menyebut Inter Milan kini punya skuad yang lebih lengkap dibanding musim lalu. Meski, Nerazzurri harus kehilangan Achraf Hakimi dan Romelu Lukaku.

Inter berhasil meraih Scudetto musim lalu sekaligus mengakhiri puasa gelar Serie A selama 11 tahun. Namun, Si Ular kemudian harus kehilangan dua pilar mereka yaitu Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi.

Hakimi dan Lukaku punya kontribusi besar dalam mengantarkan Inter juara Serie A. Hakimi bikin tujuh gol dan 10 assist, sedangkan Lukaku menorehkan 24 gol dan 10 assist di Serie A musim lalu.

Hakimi dilepas ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer 60 juta euro. Lukaku dijual ke Chelsea seharga 115 juta euro. Penjualan keduanya menjadi bagian dari upaya mengatasi krisis keuangan Inter.

Meski tanpa Hakimi dan Lukaku, kapten Inte, Samir Handanovic, tetap percaya diri Inter punya kapasitas untuk mempertahankan gelar Serie A. Ia bahkan menyebut skuad Inter saat ini lebih lengkap dibanding musim lalu.

Selepas kehilangan Hakimi dan Lukaku, Inter memang berbenah mendatangkan pemain anyar. Mereka merekrut Edin Dzeko dari AS Roma, Hakan Calhanoglu dari AC Milan, Jaoquin Correa dari Lazio, Danzel Dumfries dari PSV Eindhoven.

"Saya telah melihat banyak pesepakbola di dalam ruang ganti. Tim ini masih bisa menang. Saya tidak tahu apakah kami lebih kuat atau lebih lemah dari musim lalu, tetapi kami lebih lengkap dan kami memiliki lebih banyak pengalaman," ujar Handanovic dikutip dari Football Italia.

"Di atas kertas, Serie A tetap menjadi liga yang paling sulit. Ini bukan yang terkaya, tetapi tim nasional mereka memenangkan Euro dan ada banyak pemain kuat," jelasnya.

Perkataan Handanovic ini dibuktikan dengan Inter tampil masih cukup meyakinkan di awal musim ini. Mereka menang 4-0 atas Genoa dan 3-1 atas Hellas Verona untuk bertengger di peringkat kedua Serie A dengan enam angka di bawah Lazio yang mengoleksi poin sama.



Simak Video "Pendukung Inter Timbulkan Kerumunan Saat Rayakan Scudetto"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/aff)