Marotta Jamin Inter Tak Akan Jual Pemain Bintang Lagi

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Sabtu, 09 Okt 2021 08:00 WIB
MILAN, ITALY - SEPTEMBER 18: Lautaro Martinez of FC Internazionale celebrates his first goal during the Serie A match between FC Internazionale and Bologna FC at Stadio Giuseppe Meazza on September 18, 2021 in Milan, Italy. (Photo by Pier Marco Tacca/Getty Images)
CEO Inter Milan Beppe Marotta menjamin akan menjaga daya saing klub dengan tidak menjual pemain bintang (Foto: Getty Images/Pier Marco Tacca)
Jakarta -

CEO Inter Milan, Beppe Marotta, meyakinkan fans bahwa klub tidak akan lagi menjual pemain bintangnya. Marotta berjanji menjaga daya saing Inter.

Inter mengalami masalah finansial akibat pandemi. Salah satu dampaknya adalah mereka harus melego dua pemain bintangnya sekaligus pada bursa transfer musim panas lalu.

Achraf Hakimi dilepas ke Paris Saint-Germain seharga 60 juta euro. Inter juga melepas top skornya musim lalu, Romelu Lukaku, ke Chelsea dengan nilai transfer mencapai 97,5 juta paun sterling.

Meski demikian, Inter sejauh ini masih kompetitif di Liga Italia. Di bawah komando pelatih anyar, Simone Inzaghi, Nerazzurri sejauh ini jadi salah satu tim yang belum terkalahkan di Serie A dan menempati peringkat ketiga klasemen dengan 17 poin dari tujuh laga.

Beppe Marotta meyakinkan fans bahwa Inter tidak akan lagi menjual pemain bintangnya di masa depan.

"Kami bisa mengesampingkannya. Saya yakinkan fans: Inter juga akan eksis di masa depan," ujar Marotta saat ditanya soal pemain bintang yang mungkin hengkang di masa depan, seperti dilansir Football Italia.

"Daya saing terjamin. Mereka yang belanja paling banyak, tidak selalu juara. Ada warisan sumber daya manusia yang diwakili oleh dunia di luar sorotan, tim di balik layar yang tidak terlihat yang mendukung mereka yang bertanding di hari Minggu."

"Kalau tim ini kuat, Anda bisa melangkah sangat jauh melebihi nama dan pemain," kata Marotta.



Simak Video "Prediksi AC Milan vs Inter Milan bersama Milanisti Indonesia dan Inter Club Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(nds/raw)