Luiz Felipe Minta Maaf usai Manjat Bahu Correa

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 18 Okt 2021 09:40 WIB
ROME, ITALY - OCTOBER 16: Luiz Felipe Ramos Marchi of SS Lazio in action during the Serie A match between SS Lazio and FC Internazionale at Stadio Olimpico on October 16, 2021 in Rome, Italy. (Photo by Marco Rosi - SS Lazio/Getty Images)
Luiz Felipe minta maaf usai lompati Joaquin Correa (Getty Images/Marco Rosi - SS Lazio)
Roma -

Luiz Felipe dikritik keras karena selebrasinya usai kemenangan Lazio atas Inter Milan. Felipe pun meminta maaf atas aksi tak terpujinya itu.

Lazio mengalahkan juara bertahan Serie A Inter di Olimpico Roma, Sabtu (16/10/2021) malam WIB dengan skor 3-1. Inter unggul duluan lewat Ivan Perisic di menit ke-12 sebelum disamakan penalti Ciro Immobile sejam laga berjalan.

Lazio mendapat angin saat Anderson membawa mereka berbalik unggul 2-1 di menit ke-81 meski terbilang kontroversial. Gol Sergej Milinkovic-Savic di menit ke-91 memastikan tiga poin tuan rumah.

Usai pertandingan tersebut, Felipe menghampiri Correa yang merupakan mantan rekan setimnya musim lalu. Felipe ingin menghibur Correa dengan cara tak biasa, yakni memanjat bahu pemain asal Argentina itu.

Rupanya aksi Felipe itu tak disambut Correa yang sedang kesal karena kekalahan tersebut. Correa melepaskan diri dengan emosi dan membuat para pemain Inter menjadi terpancing emosinya.

Untungnya perselisihan itu cepat diselesaikan dengan lahirnya kartu merah untuk Felipe karena aksinya tersebut. Felipe lantas menangis seakan tak percaya sapaannya kepada Correa berujung keributan.

Oleh karenanya, Felipe merasa menyesal dan mengakui kesalahan fatalnya lewat aksi tersebut.

[Gambas:Instagram]



"Pada akhir laga, saya memanjat bahu Tucu karena dia salah satu sahabat saya di sepakbola. Keluarga kami semuanya saling mengenal dan kami sangat dekat," ujar Felipe di akun instagram yang juga berisikan foto-fotonya saat masih bareng Correa.

"Saya ingin memeluknya dan bercanda soal hasil, karena kami biasa seperti itu. Tapi saya terlalu berlebihan," sambungnya.

"Mungkin waktunya tidak tepat. Saya meminta maaf kepada siapapun yang merasa tersinggung dan ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak bermaksud melecehkannya, pemain lain, Inter serta fans mereka yang begitu luar biasa. Sebagai orang yang menyayangi Tucu, saya benar-benar bodoh."

(mrp/raw)