Adriano Kecam Inter
Kamis, 20 Apr 2006 10:52 WIB
Milan - Sering disalahkan atas serangkaian hasil buruk yang diderita Inter Milan, Adriano menyerang balik Nerrazzuri. The Emperor mengecam cara klub itu memperlakukan pemainnya.Memasuki pertengahan bulan keempat tahun 2006, Adriano memang belum menemukan performa terbaiknya karena baru mencetak empat gol di semua kompetisi yang diikuti Inter. Sayangnya pada saat yang bersamaan klub milik Massimo Moratti itu prestasinya terus merosot. Setelah digusur Villarreal di Liga Champions, giliran AC Milan yang mempermalukan mereka di Seri A minggu lalu.Jadilah Adriano kambing hitam dan seakan-akan bertanggung jawab atas hasil mengecewakan pasukan Roberto Mancini. Dan tentu saja penyerang kelahiran 17 Februari 1982 itu tidak diam saja menerima tudingan tak sedap pada dirinya."Rasa hormat terhadap sesama pemain sangat kurang dalam tubuh Inter. Misalnya saat seorang pemain bermasalah, seharusnya ia dilindungi dari kejaran pers. Saat saya dalam kondisi terbaik, mereka (Inter) menyuruh saya untuk mengatakan hal-hal yang baik soal skuad kami dan itu saya lakukan. Kini tak ada petinggi klub yang berusaha melindungi saya," keluh Adriano kepada UOL Esporte, seperti dilansir Channel4, Kamis (20/4/2006).Media-media Italia memang sangat mem-blow up berita seputar Adriano, apalagi setelah performanya menurun beberapa bulan terakhir. Termasuk kabar soal perselisihannya dengan Juan Veron saat dikalahkan Villarreal."Jurnalis hanya melihat pada satu individu, dan sangat sulit untuk bisa bermain baik dalam kondisi seperti itu. Saya punya rapor yang bagus dalam hubungan dengan pemain Inter yang lain. Yang tersulit adalah saat semua tanggung jawab ditumpahkan ke pundak saya," tambahnya.Efek dari semua ketidakharmonisan Adriano dengan Inter itu mungkin sudah bisa ditebak. Ya, saat merasa sudah tak nyaman berada di sebuah lingkungan tak bisa disalahkan kalau Andriano mencoba mencari tempat baru yang bisa menerimanya dengan lebih baik.Beberapa hari lalu, eks pemain Flamengo dan pernah dipinjamkan ke Parma dan Fiorentina itu sempat mengutarakan niatnya untuk mengakhiri kontrak. Dan keinginannya itu ternyata sangat serius. Diakui Adriano, satu hal yang kini bisa membuatnya bertahan di San Siro hanyalah dukungan besar yang diberikan sang Big Boss, Massimo Moratti."Saya sudah katakan kalau saya masih bermasalah dengan Inter, maka saya tak bisa bertahan lebih lama lagi. Jika saya masih bisa bertahan sekarang itu karena Massimo Moratti, dia selalu membantu saya. Alasan lain adalah masalah harga diri dan kebanggaan untuk membawa Inter meraih Scudetto. Inilah yang memberi saya kekuatan untuk bertahan dan mencoba meraih sesuatu."Inter sebaiknya berhati-hati menanggapi keluhan pemainnya yang satu ini. Pasalnya bisa dipastikan kalau banyak raksasa Eropa -- Real Madrid dan Chelsea sempat menyatakan ketertarikannya -- yang bersedia menampung Adriano jika benar ia memutuskan untuk angkat kaki.Foto: Adriano mengecam perlakuan Inter Milan terhadap dirinya (inter). (din/)











































