Kalau Juventus Seperti ini, Para Legenda Bisa Malu

Randy Prasatya - Sepakbola
Minggu, 31 Okt 2021 09:40 WIB
VERONA, ITALY - OCTOBER 30: Paulo Dybala and Federico Chiesa of Juventus reacts during the Serie A match between Hellas and Juventus at Stadio Marcantonio Bentegodi on October 30, 2021 in Verona, Italy. (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images)
Paulo Dybala (kiri) berharap Juventus bisa bangkit. (Foto: Getty Images/Alessandro Sabattini)
Verona -

Juventus sedang dalam situasi krisis. Paulo Dybala menegaskan hasil yang didapat Bianconeri beberapa laga terakhir memalukan.

Juventus tumbang 1-2 dari Hellas Verona dalam lanjutan Liga Italia. Dalam duel yang berlangsung Stadion Marcantonio Bentegodi, Minggu (31/10/2021) dini hari WIB, besutan Igor Tudor sukses mengungguli Juventus 2-0 di babak pertama lewat sepasang gol dari Giovanni Simeone.

Juventus bisa memperkecil kekalahan menjadi 1-2 di 10 menit akhir laga. Weston McKennie, yang masuk di babak kedua, sukses merobek gawang Lorenzo Mantipo.

Ini menjadi hasil negatif ketiga Juventus secara beruntun. Sebelumnya Bianconeri ditahan imbang Inter Milan 1-1 dan disikat Sassuolo 1-2.

Jika ditotal selama perhelatan Liga Italia musim ini, Juventus sudah kalah empat kali. Jumlah gol dan kebobolan juga sama, yakni 15 kali. Menjadi yang terburuk sejak musim 1961/1962.

"Kami harus ingat bahwa kami adalah Juventus. Kami harus menghormati seragam ini, sejarahnya, dan para juara hebat yang memakainya di masa lalu," kata Dybala kepada JTV.

Dybala menjadi pemain yang paling banyak melepaskan tembakan di laga ini. Dari delapan percobaan, cuma satu yang mengarah ke gawang Verona dengan salah satunya membentur mistar.

"Verona mencetak dua gol sangat awal, tetapi juga benar bahwa mereka lebih tajam dari kami, memenangkan banyak tekel dan duel," striker Juventus asal Argentina itu menegaskan.

"Pada saat itu, kami mencoba mencetak gol dengan cara apapun yang kami bisa, tetapi kami tidak bisa hanya memberi setengah-setengah kepada lawan," tegasnya.

Juventus turun ke urutan delapan klasemen Liga Italia dengan 15 poin dan posisi itu bisa terus merosot andai Fiorentina dan Sassuolo kembali menang. Verona berada tepat di atas Juventus setelah unggul selisih gol.

Tonton juga video Sosok pembuat robot asal Bantul yang karyanya sudah melanglang buana:

[Gambas:Video 20detik]



(ran/mrp)