ADVERTISEMENT

Fiorentina Vs AC Milan: Adu Tajam Vlahovic dan Idolanya Ibrahimovic

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 19 Nov 2021 19:30 WIB
FLORENCE, ITALY - AUGUST 28: Dusan Vlahovic of ACF Fiorentina reacts during the Serie A match between ACF Fiorentina and Torino FC at Stadio Artemio Franchi on August 28, 2021 in Florence, Italy  (Photo by Gabriele Maltinti/Getty Images)
Fiorentina vs AC Milan jadi ajang adu tajam Dusan Vlahovic dan Zlatan Ibrahimovic (Foto: Getty Images/Gabriele Maltinti)
Firenze -

Fiorentina vs AC Milan akan menyajikan duel fans dengan sang idola. Dusan Vlahovic akan beradu tajam dengan sang idola Zlatan Ibrahimovic.

Fiorentina vs Milan bakal tersaji di Artemio Franchi dalam laga lanjutan Liga Italia, Minggu (21/11/2021) dini hari WIB. Duel ini dinantikan oleh penyerang La Viola yang tengah naik daun, Dusan Vlahovic.

Vlahovic mencuat musim ini usai tampil menawan sebagai target man di Fiorentina. Penyerang 21 tahun ini mampu mengemas delapan gol dari 12 laga di Serie A musim ini.

Ia hanya kalah dua gol dari Ciro Immobile yang berada di puncak dafter top skor Serie A dengan 10 gol. Tak mengherankan, Vlahovic kini disebut menjadi incaran banyak klub besar.

Vlahovic menantikan duel melawan Milan karena penyerang Serbia ini bakal berjumpa dengan sang idola Zlatan Ibrahimovic. Ia mengungkapkan kekagumannya kepada Ibrahimovic beberapa waktu yang lalu.

Vlahovic mengidolai Ibrahimovic karena pria asal Swedia ini punya daya juang yang luar biasa. Terbukti, Ibrahimovic pada usai 40 tahun masih menjadi andalan Milan di lini depan. Ia mengemas tiga gol dan dua assist dalam enam laga di Liga Italia musim ini.

Vlahovic pada laga terakhir melawan Milan pada Maret lalu bahkan meminta jersey Zlatan Ibrahimovic. Ia berhasil mendapatkan jersey sang idola meski Fiorentina kala itu kalah 2-3 dari Rossoneri

"Saya jelas menyukai Ibra karena karakternya dan keinginan untuk tidak pernah menyerah," ujar Vlahovic kepada DAZN beberapa waktu yang lalu.

"Dia tidak pernah mengizinkan siapa pun untuk memerintahnya, lalu permainannya mengerikan... Ketika kami kalah 2-3 di Florence, saya mengambil kesempata bahwa dia mungkin tidak terlalu marah dan meminta jerseynya.

"Dia menandatanganinya untuk saya dan kami berfoto. Dia mengatakan kepada saya untuk terus berjuang dan tidak pernah menyerah. Saya tidak pandai berbicara ketika saya bertemu dengan seorang idola," jelasnya.

(pur/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT