Ibrahimovic Ngaku Batal ke Napoli, Lebih Pilih Milan yang Lagi Loyo

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Rabu, 01 Des 2021 19:43 WIB
MILAN, ITALY - NOVEMBER 28: Zlatan Ibrahimovic of AC Milan gestures during the Serie A match between AC Milan and US Sassuolo at Stadio Giuseppe Meazza on November 28, 2021 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Zlatan Ibrahimovic sempat nyaris akan bergabung Napoli, tapi akhirnya memilih AC Milan karena menantang. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Mian -

Bintang sepakbola Swedia Zlatan Ibrahimovic mengaku bahwa dia sempat nyaris bergabung Napoli. Ibra akhirnya memilih AC Milan karena sedang terpuruk.

Ibrahimovic berkostum Milan untuk kedua kalinya setelah Natal 2019 setelah menuntaskan kontraknya dengan LA Galaxy. Sebelumnya, Ibra pernah menghabiskan dua musim bersama Rossoneri di antara 2010-2012 dengan memenangi satu Scudetto dan Piala Super Italia.

Akan tetapi, Milan rupanya bukan klub pilihan pertama Ibrahimovic setelah memutuskan angkat kaki dari Liga Amerika Serikat. Pesepakbola berusia 40 tahun itu pada mulanya tertarik memperkuat Napoli karena terinspirasi mendiang Diego Maradona, yang pernah membawa Partenopei ke tangga juara Serie A.

Namun, kepindahan Zlatan Ibrahimovic ke Naples tidak pernah terwujud karena Napoli memecat pelatih Carlo Anceloti pada awal Desember. Pada prosesnya, mantan bomber Juventus dan Inter Milan itu memilih AC Milan karena menghadapi tantangan besar di sana.

Milan hanya meraih enam kemenangan sebelum jeda kompetisi 2019/2020. Setelah diperkuat Ibrahimovic, Dialovo Rosso meraih 12 kemenangan dan hanya dua kali kalah di sisa kompetisi meski harus puas finis keenam di akhir musim.

"Maradona itu seorang legenda. Aku menyaksikan sebuah film dokumenter tentang dia dan memutuskan untuk bergabung Napoli, untuk melakukan seperti Diego: memenangi Scudetto," sahut Ibrahimovic kepada Corriere della Sera.

"Aku sudah bosan dengan Amerika. Kupikir saat itu aku ingin pensiun. Raiola kemudian bilang kepadaku: 'Kamu gila ya, kamu harus kembali ke Italia.'

"Kesepakatan dengan Napoli terjalin, tapi kemudian [Presiden Aurelio] de Laurentiis mendepak [Carlo] Ancelotti. Aku bertanya kepada Mino: 'Tim mana yang lebih buruk sehingga bisa kuubah? Dia menjawab: Kemarin Milan kalah 0-5 di Bergamo'."

"Itu sudah diputuskan, aku mengatakan: 'Ayo ke Milan. Itu adalah sebuah klub yang sudah kukenal, sebuah kota yang kusukai,' ungkap Ibrahimovic.

Tidak bisa dipungkiri, kembalinya Zlatan Ibrahimovic membawa dampak signifikan bagi AC Milan. Sampai kini sudah 30 gol dibukukan Ibrahimovic yang membantu Milan finis runner-up Serie A 2020/21 dan Milan kini menempati dua besar klasemen sementara liga.

(rin/krs)