Kesalahan 15 Menit Inter Milan Berujung Kekalahan dari AC Milan

ADVERTISEMENT

Kesalahan 15 Menit Inter Milan Berujung Kekalahan dari AC Milan

Lucas Aditya - Sepakbola
Minggu, 06 Feb 2022 13:37 WIB
MILAN, ITALY - NOVEMBER 21: Samir Handanovic of FC Internazionale gestures during the Serie A match between FC Internazionale and SSC Napoli at Stadio Giuseppe Meazza on November 21, 2021 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Samir Handanovic menyesali kekalahan Inter Milan dari AC Milan. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Jakarta -

Inter Milan menelan kekalahan dari AC Milan dalam lanjutan Liga Italia. Nerazzurri dihukum kesalahan dalam 15 menit terakhir

Saat bertanding di Giuseppe Meazza, Minggu (6/2/2022) dini hari WIB, Inter tumbang 1-2 dari Rossoneri. Tim asihan Simone Inzaghi unggul lebih dulu berkat gol dari Ivan Perisic pada babak pertama.

Olvier Giroud yang menjadi mimpi buruk untuk Inter. Pemain Milan asal Prancis itu mencetak brace.

Tendangan Brahim Diaz diblok oleh pemain belakang Inter, bisa disambar oleh Giroud untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-75.

Milan memastikan kemenangan tiga menit berselang. Menerima umpan Davide Calabria, Giroud melakukan gerakan berputar sebelum menjaringkan bola.

Gol kedua dari Giroud itu yang disesali oleh kiper Inter, Samir Handanovic. Dia menegaskan semestinya bisa mengantisipasi lebih baik.

"Seorang penjaga gawang selalu bisa bermain lebih baik saat dia kebobolan. Kami haris melihat 15 menit akhir kembali dan bekerja mengapa itu bisa begitu salah," kata Handanovic di Football Italia.

Inter menciptakan peluang lebih banyak dibandingkan Milan. Dalam catatan ESPN FC, ada 5 shot on target La Beneamata. Sementara Milan melepaskan 3 shot on target.

Handanovic meratapi peluang-peluang yang terbuang. Selain itu, dia menegaskan harus ada evaluasi untuk permainan Inter dalam 15 menit akhir pertandingan.

"Kami memegang kendali pertandingan, kami bermain bagus dan mampu menjaga mereka tetap di belakang, lalu mencoba untuk menunggu kesempatan kami dengan serangan balik pada babak kedua, tapi terlalu sering kehilangan bola dan dihukum," kata Handanovic.

"Pada 15 menit akhir semuanya berjalan salah, tapi juga ada hal positif dalam pertandingan, karena kami mempunyai kesempatan untuk mencetak gol lebih banyak. Ini Inter yang biasanya selain yang 15 menit itu," kata dia menambahkan.

(cas/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT