Sempat Hilang Arah, Inter pun Kalah

ADVERTISEMENT

Sempat Hilang Arah, Inter pun Kalah

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Minggu, 04 Sep 2022 08:30 WIB
MILAN, ITALY - SEPTEMBER 03: Lautaro Martinez and Edin Dzeko of FC Internazionale after the Serie A match between AC Milan and FC Internazionale at Stadio Giuseppe Meazza on September 03, 2022 in Milan, Italy. (Photo by Mattia Ozbot - Inter/Inter via Getty Images)
Inter Milan sempat hilang arah, sehingga kalah dari AC Milan (Inter via Getty Images/Mattia Ozbot - Inter)
MIlan -

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi menyebut timnya pantas mendapat poin di laga Derby Milan. Sayangnya, Nerazzurri sempat hilang arah dan harus kalah.

Inter yang melawat ke San Siro, Sabtu (3/9/2022) malam WIB malah mampu unggul duluan di menit ke-21 lewat Marcelo Brozovic. Sayangnya setelah itu, Inter seperti kehilangan kendali.

Alhasil, AC Milan mampu mengambil momentum itu untuk menyamakan skor lewat Rafael Leao di menit ke-28. Inter tak bisa lepas dari tekanan Milan sampai akhir babak pertama, yang berlanjut di babak kedua.

Milan pun memaksimalkan untuk berbalik unggul 3-1 dalam tempo tujuh menit lewat gol Olivier Giroud di menit ke-53 dan Leao di menit ke-60. Tertinggal dua gol seperti melecut semangat para pemain Inter untuk bangkit dan hasilnya pun terlihat tujuh menit setelah gol ketiga Milan.

Edin Dzeko membuka harapan Inter saat memangkas skor di menit ke-67. Gol Dzeko mengubah arah pertandingan dan Inter terus menggempur di sisa 20 menit pertandingan.

Beberapa peluang didapat tapi selalu mentah di tangan kiper Milan Mike Maignan yang tampil oke. Inter akhirnya harus mengakui keunggulan Milan dan menerima kekalahan keduanya musim ini, hanya dalam tempo lima laga.

Hasil yang begitu menyesakkan untuk Inzaghi selaku pelatih, karena Inter telat merespons gol Milan. Apalagi setelah gol Brozovic, Inter malah seperti "tertidur" dan membiarkan Milan mendominasi.

"Awalnya sih laga berjalan seimbang, lalu kami mencetak gol bagus. Setelah gol penyama kedudukan, kami seperti kehilangan arah yang membuat kami kebobolan dua gol," kata Simone Inzaghi di Football Italia.

"Kami membuat dua gol cantik, tapi harusnya tidak kebobolan tiga gol, kami tidak boleh membiarkan itu terjadi, khususnya di laga derby. Kami pun akhirnya kalah."

"Kami pantas meraih hasil imbang jika melihat peluang-peluang yang didapat. Tapi saya pelatihnya dan yang paling bertanggung jawab atas performa buruk selama setengah jam itu. Kami harusnya bisa lebih baik."

(mrp/raw)

ADVERTISEMENT