Roma Kalah, Mourinho: Seandainya Dybala Main...

ADVERTISEMENT

Roma Kalah, Mourinho: Seandainya Dybala Main...

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 19 Sep 2022 10:00 WIB
ROME, ITALY - SEPTEMBER 18: Nicolo Zaniolo of AS Roma holds off Ederson of Atalanta during the Serie A match between AS Roma and Atalanta BC at Stadio Olimpico on September 18, 2022 in Rome, Italy. (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
AS Roma kalah 0-1 dari Atalanta di Olimpico. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Jakarta -

AS Roma kalah dari Atalanta, meski mendominasi dan menciptakan banyak peluang. Jose Mourinho menyebut Roma cuma kurang sedikit sentuhan tambahan untuk menang.

AS Roma kalah 0-1 dari Atalanta di Olimpico, Minggu (18/9/2022) malam WIB, dalam lanjutan Liga Italia. Satu-satunya gol La Dea dicetak oleh Giorgio Scalvini pada menit ke-35.

Itu merupakan satu-satunya peluang on target dari Atalanta, dari total empat percobaan, di pertandingan yang sangat didominasi oleh Roma. Giallorossi sendiri melepaskan total 21 tembakan dengan lima yang mengarah ke gawang.

Roma punya banyak kesempatan bagus, di antaranya dari Tammy Abraham yang tembakannya dalam situasi satu lawan satu dengan kiper malah melebar. Kesempatan lainnya didapatkan dari Roger Ibanez, Gianluca Mancini, Lorenzo Pellegrini, juga dari Eldor Shomurodov.

Namun peluang-peluang tersebut gagal diselesaikan dengan baik oleh AS Roma, antara melenceng atau melambung tipis, juga masih mengarah tepat ke kiper.

Pelatih Roma Jose Mourinho menilai timnya sudah menampilkan performa yang cukup bagus untuk menang. Ia memperkirakan jika Paulo Dybala bermain, hasilnya bisa berbeda.

Dybala sebenarnya masuk daftar starter AS Roma untuk laga malam tadi, namun mengalami cedera otot saat pemanasan dan batal turun bertanding.

[Gambas:Opta]

"Pertandingannya berakhir dengan buruk karena kami kalah di sebuah laga yang seharusnya bisa dimenangi dengan mudah, mempertimbangkan permainan kami," kata Mourinho dikutip Football Italia.

"Kalau kami bisa membayangkan dominasi yang kami punya di sepertiga akhir ini, dengan banyaknya peluang yang kami ciptakan, kami bisa berspekulasi bahwa dengan Paulo (Dybala) di lapangan maka hasilnya mungkin berbeda."

"Terlepas dari itu, mereka yang bermain tampil cukup bagus untuk memenangi pertandingan dengan mudah. Tapi sayangnya kami tak mencetak gol dan itulah sebabnya kami kalah."

"Tidak menyenangkan sih pulang dengan tangan kosong, tapi performanya bagus, semangatnya bagus. Kami bahkan tidak mendominasi Monza atau Cremonese di sini selama 90 menit, seperti yang kami lakukan kepada Atalanta," imbuh pelatih asal Portugal tersebut.

(raw/krs)

ADVERTISEMENT