Juventus Tunggu Jeda Piala Dunia Buat Pecat Allegri?

ADVERTISEMENT

Juventus Tunggu Jeda Piala Dunia Buat Pecat Allegri?

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 20 Sep 2022 06:40 WIB
ALLIANZ STADIUM, TURIN, ITALY - 2022/09/11: Massimiliano Allegri, head coach of Juventus FC, looks on prior to the Serie A football match between Juventus FC and US Salernitana. The match ended 2-2 tie. (Photo by Nicolò Campo/LightRocket via Getty Images)
Massimiliano Allegri nasibnya dalam spekulasi. (Foto: LightRocket via Getty Images/Nicolò Campo)
Jakarta -

Masa depan Massimiliano Allegri di Juventus dalam spekulasi. Mungkinkah Bianconeri melakukan pergantian pemain saat jeda Piala Dunia?

Juventus kalah 0-1 dari Monza di Stadio Brianteo dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (18/9/2022) malam WIB. Si Nyonya Tua yang butuh kemenangan malah dibuat kesulitan karena harus bermain dengan 10 orang usai Angel Di Maria menerima kartu merah pada menit ke-40.

Keunggulan jumlah pemain itu berhasil dimanfaatkan Monza, yang akhirnya mencetak gol di menit ke-74 lewat sepakan Christian Gytkjaer. Bianconeri pulang ke Turin tanpa membawa poin.

Juventus sudah tidak pernah menang dalam lima laga terakhir di semua ajang, yang terdiri dari tiga kekalahan dan dua hasil imbang. Juventus harus duduk di posisi kedelapan di klasemen Liga Italia dengan 10 poin.

Allegri memang tidak mendampingi Juventus secara langsung di pinggir lapangan dalam kekalahan itu karena sedang menjalani hukuman. Namun, sebelum kekalahan ini, suara-suara agar mantan pelatih AC Milan untuk mundur sudah menggema.

Claudio Marchisio selaku mantan pemain Juventus turut memperhatikan perkembangan. Dia tidak ingin Juventus bikin keputusan mengganti pelatih saat kompetisi sedang berhenti pada November karena Piala Dunia 2022 di Qatar.

"Musim terbagi menjadi dua tahun, jadi saya harap mereka tidak menunggu jeda musim untuk melakukan pergantian pelatih. Ini situasi yang sangat rumit," kata Marchisio kepada program televisi La Domenica Sportiva di RAI.

Marchisio menegaskan persoalan utamanya bukan karena Juventus kalah. Ada hal yang lebih besar dari itu, yakni Juventus seperti tidak tahu bermain seperti apa.

"Masalahnya bukan karena Juve kalah, karena itu bisa terjadi. Namun, kalah melawan Monza tanpa tembakan ke gawang. Ada keterputusan total antara tim, pelatih, dan klub,"

"Dengan skuad yang kuat, Anda dapat punya kekuatan bahkan hingga 10 orang. Tim Juventus ini tidak tahu cara bermain dan itu mengkhawatirkan," tegasnya.



Simak Video "Liverpool Latah Ingin Gaet Chiesa, Juventus Menolak!"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)