Siapa Mau Main di Seri B?

Siapa Mau Main di Seri B?

- Sepakbola
Senin, 17 Jul 2006 01:46 WIB
Siapa Mau Main di Seri B?
Jakarta - Beruntunglah AC Milan hanya mendapat hukuman berupa pengurangan poin. Yang mengkhawatirkan adalah Juventus, Fiorentina, dan Lazio karena para bintangnya terancam eksodus.Kepada tiga klub yang dilempar ke Seri B karena skandal Calciopoli itu, pertanyaan paling gampang adalah apakah pemain-pemain top mereka "sudi" bermain di level rendah?Sejauh ini yang baru terdengar siap menjawab "ya" adalah Alessandro del Piero. Tapi hal ini tidaklah mengherankan karena Del Piero adalah maskot "La Vecchia Signora", sama seperti Paolo Maldini di AC Milan, misalnya. Bagi figur seperti mereka, loyalitas bisa mengalahkan alasan apa saja.Akan tetapi bagi yang berkeinginan pindah, itu tidak membuat nilai mereka turun. Mereka adalah profesional yang berhak mendapatkan sesuatu yang lebih baik sampai kapanpun, apalagi jika masih merasa mampu meraihnya."Pavel Nedved masih bisa main di liga top yang lain," demikian klaim agen Nedved, Zdenek Nehoda, perihal pemain berusia 33 tahun itu, yang saat ini masih tercatat sebagai anggota Bianconeri.Dari pernyataan Nehoda di atas tampaknya Nedved kurang antusias bermain di Seri B, terlebih Juventus mungkin baru bisa kembali ke Seri A setelah dua musim dari sekarang. Pemain Terbaik Eropa 2004 itu toh langsung didekati Tottenham Hotspur, AS Monaco serta beberapa klub dari Uni Emirat Arab dan Qatar.Nedved sudah pasti tidak sendirian. Di belakangnya berbaris nama-nama beken yang tidak bisa menjamin akan bertahan di klubnya masing-masing selama berada di Seri B. Tak heran banyak klub sedang memusatkan pusat bursa transfer ke Negeri Pizza.Fabio Cannavaro dan Gianluca Zambrotta, misalnya, tengah didekati Real Madrid yang kini dilatih eks allenatore Juve, Fabio Capello. Pemain sekaliber Zlatan Ibrahimovic, Gianluigi Buffon, Lilian Thuram, Emerson, David Trezeguet atau Mauro Camoranesi juga diperkirakan akan meninggalkan Delle Alpi.Yang "terlanjur terjebak" barangkali Valeri Bojinov karena ia baru saja digaet Juventus setelah dibarter dengan Adrian Mutu. Ini berarti situasi serupa dihadapi Mutu karena klub barunya, Fiorentina, juga bernasib sama, yakni didegradasi ke Seri B.Sementara itu aset Fiorentina paling berharga, Luca Toni, tampaknya juga tak mau "menurunkan" reputasinya yang sedang menanjak. Harap catat, ia adalah topskor Seri A musim lalu dengan 31 gol, yang gara-gara itu ia memperoleh tropi Golden Shoe untuk Liga Eropa.Presiden Diego Della Valle boleh mengeluarkan proteksi pada Toni. "Ia tetap di sini. Ia masih terikat kontrak dan harus memenuhinya. Toni milik kami sampai kontraknya habis."Akan tetapi, siapkah Toni bermain di level bawah, sama seperti bintang-bintang lain yang disebutkan di atas? Karena nilai gengsinya rendah, siapa mau habis-habisan bermain di Seri B? (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads