Inter Scudetto 2005-06
'Hadiah Buat Hati Yang Jujur'
Kamis, 27 Jul 2006 13:03 WIB
Milan - Pelatih dan pemain menyambut gelar Scudetto 2005-06 yang diberikan FIGC kepada Inter Milan dengan suka cita. Menurut Roberto Mancini, Inter pantas menerimanya karena bermain dengan jujur. Scudetto yang ke-14 diperoleh Inter setelah pengadilan tribunal menjatuhkan keputusan bersalah kepada Juventus, AC Milan, Lazio dan Fiorentina serta beberapa ofisial sepakbola lainnya.Pada musim 2005-06, Inter berada di posisi ketiga setelah Juventus dan AC Milan. Inter finis dengan selisih 15 poin di belakang Juve, yang mengoleksi 91 poin.Keputusan tersebut sontak disambut gembira oleh Mancini. Oleh pelatih yang telah membesut Inter sejak musim 2004-05 itu gelar itu memang pantas disandang Inter. "Logo itu (logo perisai bendera Italia di bagian dada yang merupakan penanda Scudetto Seri A) merupakan logo yang pantas kami peroleh.""Kami menjahitnya di dada karena disanalah tempat yang pantas. Ini adalah hadiah yang pas untuk hati-hati yang jujur," demikian ujar Mancini dalam situs resmi Inter. Scudetto yang diperoleh Inter mengakhiri keterpurukan klub yang dipimpin oleh Giacinto Fachetti itu selama hampir 20 tahun. Terakhir kali Inter meraih juara adalah tahun 1989. Meski cukup spesial, karena sudah dinanti sangat lama, Mancini mengisyaratkan bahwa ia dan anak buahnya tidak akan merayakannya secara berlebihan. Belum tahu seperti apa perayaan yang akan digelar, Mancini berharap Scudetto musim lalu menjadi pelecut agar timnya tampil lebih baik musim 2006-07. "Merayakan hal tersebut di lapangan adalah soal lain, tetapi logo ini harus menjadi motivasi yang lebih buat penampilan kami musim depan," tukasnya. Sementara kapten Inter, Javier Zanetti menyatakan kegembiraannya dengan memuji timnya. Untuk bek asal Argentina itu, Scudetto ini merupakan yang pertama selama belasan tahun membela Inter. "Kami puas dan bahagia. Saya selalu katakan kalau kami tidak pernah meminta diberi hadiah. Masyarakat ini (Inter) selalu mendemonstrasikan sikap itu di seluruh dunia dan kami bangga karenanya," tandasnya. (mel/)











































