Palermo Versus Inter

Liga Italia Pekan ini

Palermo Versus Inter

- Sepakbola
Kamis, 23 Nov 2006 16:38 WIB
Palermo Versus Inter
Jakarta - Giornata 13 menjadi momen penting untuk mencari juara paruh pertama. Inter Milan dan Palermo akan berhadapan untuk melapangkan jalan mereka menuju ke sana.Kedua tim penunggu anak tangga teratas klasemen sementara itu dijadwalkan bertemu di Sisilia, markas Palermo, tepatnya di Stadion Barbera, Minggu (26/11/2006).Inter saat ini punya tiga angka lebih banyak daripada rival terdekatnya itu, setelah mengumpulkan 30 poin dari 12 pertandingan. Palermo tertinggal gara-gara minggu lalu secara mengejutkan ditundukkan Cagliari 0-1.Inter secara psikologis sedang dalam kondisi baik karena selalu menang dalam lima laga terakhirnya di Seri A, serta baru memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions, setelah tadi malam mengalahkan Sporting Lisbon 1-0.Akan tetapi proses kemenangan Nerazzurri tidak selalu lancar. Pekan lalu, misalnya, skuad Roberto Mancini hanya mampu mencetak satu gol lewat tendangan Hernan Crepo melawan tim juru kunci Reggina.Sementara Palermo, walaupun sedang tertinggal, tapi punya kans untuk mengatasi Inter minggu ini. Sejauh ini David Di Michele cs punya rekor bertanding yang cukup bagus di kandang sendiri: menang lima kali dan kalah satu kali dari enam pertandingan.Jika skuad asuhan Francesco Guidolin mampu memberi jamuan pahit buat Inter, berarti posisi kedua tim kembali sejajar. Sebaliknya, jika Inter bisa membungkam Palermo, maka mereka-lah yang kian berpeluang menjadi juara untuk musim dingin.Yang perlu diperhatikan, hasil seri di antara Palermo dan Inter akan membawa keuntungan buat AS Roma, yang hanya tertinggal empat poin di posisi ketiga. Bertekad meneruskan kemenangan 7-0 atas Catania pekan lalu, Il Lupo akan menghadapi tim yang sedang tidak konsisten, Sampdoria. Di papan bawah, AC Milan mutlak harus memetik kemenangan saat menjamu Messina di San Siro. Hanya menang satu kali dari sembilan laga terakhirnya sudah menjadi catatan buruk buat reputasi Rossoneri. Diperkirakan, jika gagal menang lagi, kursi yang diduduki pelatih Carlo Ancelotti bakal terasa makin panas. (a2s/mel)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads