Totti: Semua Karena Cinta
Kamis, 28 Des 2006 03:16 WIB
Roma - Dengan kehebatannya, Francesco Totti sepantasnya punya koleksi gelar yang berjibun. Namun ia tak pernah dan takkan pernah mau meninggalkan AS Roma. Semua karena cinta.Di usianya yang mulai masuk zona gaek, Totti hanya punya satu titel juara bergengsi di level klub, yakni scudetto Seri A, yang didapatnya bersama Il Giallorossi di musim 2000/2001.Kalau mau, ia bisa saja pindah ke klub lain yang lebih besar demi mendapatkan kesempatan lebih besar pula buat menambahkan isi lemari medalinya. Tapi bintang berusia 30 tahun itu tak pernah mau melakukannya -- dan tidak pula menyesalinya."Aku bahagia memutuskan bertahan di sini. Dalam kehidupanku cinta sangatlah penting. Di tempat lain aku takkan pernah menemukan cinta sebagaimana kurasakan di kota ini," tuturnya dikutip Channel4, Kamis (28/12/2006).Suatu ketika Totti pernah diminati klub-klub elit dunia seperti AC Milan, Juventus, Inter, Bayern Munich, Barcelona, dan Real Madrid. Tapi cintanya pada Il Lupo membuatnya terus menandatangani kontrak baru.Produk akademi Roma ini, yang memulai debutnya pada 1993, telah memutuskan akan mengakhiri karirnya di tempat yang sama. Dari tekadnya, bisa jadi Totti baru gantung sepatu setelah usianya mendekati 40."Kontrakku habis pada 2011. Tapi sebelum masa itu habis aku ingin memperpanjangnya lagi dua atau tiga tahun," tukasnya. "Aku akan terus main selama fisikku masih sanggup."Totti juga sudah punya rencana setelah pensiun, dan itu tetap tidak jauh dari markas klub ibukota tersebut. "Aku tak mau jadi pelatih. Itu bukan bagian dari DNA-ku. Ketimbang pelatih saya lebih tertarik menjadi ofisial klub," ujarnya.Totti juga meyakini bahwa klub akan menemukan sosok pengganti dirinya, sebagaimana ia meneruskan eks gelandang timnas Italia Giusepee Giannini sebagai "Pangeran Roma". "Fans tak perlu cemas. Pasti ada seseorang setelahku. Roma dipenuhi banyak talenta," pungkas pria kelahiran 27 September 1976 itu. (a2s/a2s)










































