Mau Apa Milan dengan Ronaldo?
Rabu, 31 Jan 2007 11:23 WIB
Jakarta - Setelah negosiasi panjang, Ronaldo akhirnya merapat ke AC Milan. Lini depan memang menjadi masalah Rossoneri musim ini, tapi adakah Ronaldo menjadi solusi?Mampu mencetak 42 gol dari 46 penampilan bersama PSV Eindhoven dan 34 gol dari 37 laga bersama Barcelona tak bisa disangkal merupakan catatan fantastis yang dibuat Ronaldo. Ditambah aksi-aksi gemilangnya di tim Brasil tak salah memang kalau status fenomenal kemudian disandangkan pada dirinya.Akibat banyak dihampiri cedera saat bersama Inter Milan, performa Ronaldo perlahan menurun. Pada Piala Dunia 2002 dan diawal keberadaannya di Real Madrid, Ronaldo memang sukses menunjukkan kebangkitannya kembali. Namun setelah itu, seiring badannya yang semakin melar, eks pemain Cruzeiro itu mulai kesulitan mencetak gol dan akhirnya jarang dipasang sebagai starter. Julukan fenomenal pun perlahan hilang dan berganti dengan si tambun.Tapi Milan ternyata masih menganggap kehebatan pemain kelahiran Rio de Janeiro itu belumlah luntur. Jadilah mereka mendatangkannya dengan bayaran yang cukup mahal, 5,3 juta poundsterling.Dengan target realistis musim ini masuk empat besar Seri A, Milan memang sangat butuh striker baru untuk mempertajam barisan depan mereka yang tak kunjung membaik sepeninggal Andriy Shevchenko. Tapi keputusan untuk mempekerjakan Ronaldo jelas bisa diperdebatkan.Dengar saja apa kata mantan pelatih Milan yang juga sempat menjabat direktur sepakbola di Real, Arrigo Sacchi. "Ronaldo tak menyukai peraturan dan ia tak akan sesuai dengan etos kerja keras di Milan."Untuk ukuran striker, Ronaldo memang terbilang uzur -- Semptember 2007 nanti akan berusia 31 tahun. Sebelum benar-benar termakan usia top skor Piala Dunia sepanjang masa itu malah sudah harus berhadapan dengan bobot tubuhnya sendiri yang terus membengkak.Keputusan Capello yang sering membangkucadangkan Ronaldo di paruh pertama musim ini harusnya bisa dijadikan ukuran akan kemampuan Ronaldo saat ini. Kondisi tersebut bahkan sudah terjadi sejak musim lalu saat ia mulai sulit melewati pemain lawan. Ronaldo justru menyalahkan fans Real yang disebutnya tak menerima kehadirannya saat dirinya jarang mencetak gol.Apalagi Milan cuma akan bisa memainkan Ronaldo di kompetisi lokal. Karena sempat membela Real di fase grup, Ronaldo tak akan bisa membantu Paolo Maldini cs saat berlaga di Liga Champions.Masih harus menunggu hingga akhir musim ini memang untuk mengetahui masih pantaskah Ronaldo menyandang status fenomenal. Yang pasti fans setia Milan bisa berharap Ronaldo mampu melakukan "comeback" seperti yang pernah ia tunjukkan setelah mengalami cedera panjang di Inter namun bersinar di Piala Dunia 2002 dan menyumbang total 68 gol di tiga musim pertamanya bersama Real. (din/krs)











































