'Matarrese, Turun atau Dipecat'
Jumat, 09 Feb 2007 15:48 WIB
Roma - Menyusul terjadinya kerusuhan saat derby Catania, Ketua Lega Calcio, Antonio Matarrese diminta untuk turun, bahkan dipecat. Tidak main-main, permintaan datang dari anggota Parlemen Uni-Eropa.Usai kerusuhan, Matarrese sempat menyayangkan keputusan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) untuk menunda kompetisi. Saat itu dia mengatakan bahwa penutupan stadion serta penghentian kompetisi adalah tindakan orang yang tidak bertanggung jawab dan fanatik. Insiden tewasnya Inspektur polisi Filippo Raciti pun saat itu disebutnya sebagai buah kegagalan pihak aparat sendiri, yang tidak mampu mengamankan situasi saat terjadi kerusuhan."Dia harus turun atau dipecat karena pernyataannya itu," ketus Anggota Parlemen Uni-Eropa dari Partai Sosialis, Christa Prets, seperti dilansir AFP, Jumat (9/2/2007).Sebelumnya Komite Olimpiade Italia (CONI) juga sudah mengecam pernyataan Matarrese tersebut. Dia juga dianggap telah melanggar pasal lima dan tujuh Aturan Olahraga dan Perilaku. Pasal itu menyebutkan bahwa semua anggota organisasi dilarang melakukan atau mengucapkan sesuatu yang sama halnya dengan melakukan kekerasan.Matarrese baru diangkat menjadi Ketua Lega Calcio pada 8 Agustus 2006, menggantikan Adriano Galliani menyusul kasus Calciopoli di Italia. (krs/lom)











































