Matrix, Antara Kapten Inter dan Gabung Milan
Selasa, 05 Jun 2007 12:10 WIB
Milan - Bek Inter Milan Marco "Matrix" Materazzi memendam keinginan untuk menjadi kapten di klubnya. Namun kenapa bek Italia itu malah tertarik ke klub rival, AC Milan?Ban kapten Inter memang masih setia melingkar di lengan Javier Zanetti. Meski begitu, hal tersebut tidak mencegah Materazzi untuk berhasrat menjadi kapten Nerazzuri.Apalagi kontribusi pesepakbola 33 tahun itu memang cukup signifikan dalam membantu klubnya meraih Lo Scudetto musim ini. Selain tangguh di jantung pertahanan, posisinya sebagai bek tengah juga tidak jadi kendala untuk memproduksi gol. Torehan golnya bahkan merupakan salah satu yang terbanyak bagi Inter, dengan 10 gol di Seri A. Jumlah itu hanya kalah dari duet striker Zlatan Ibrahimovic dan Hernan Crespo.Atas sumbangannya buat Inter, maka ban kapten pun dirasa bukan sekedar angan-angan kosong belaka. Ayah Matrix, Giuseppe Materazzi mengungkapkan, "Impian Marco adalah untuk selalu menjadi kapten dan bermain untuk Inter. Walau tanpa ban kapten, Marco sudah jadi simbol Inter."Tetapi bertolak belakang dengan pernyataan tadi, sang ayah kembali menuturkan kalau ternyata sang putra malah tertarik pindah ke AC Milan. "Memang benar kalau dia bisa bergabung dengan Milan," imbuh Giuseppe dikutip Tribal Football, Selasa (5/6/2007).Namun ternyata ketertarikannya ke Milan bukanlah terjadi saat ini maupun nanti di masa depan, melainkan sudah (sempat) terjadi dua tahun silam. Sebab utamanya adalah sosok Walter Samuel di Inter."Itu terjadi saat Walter Samuel baru dikontrak. Marco khawatir mengenai tempatnya di skuad inti dan juga terhadap sistem kepelatihan. Dia ingin bermain karena tidak mau kehilangan tempat di Italia."Dia benar-benar nyaris bergabung ke Milan saat itu," tandas Giuseppe.Kalau sekarang sudah betah di Inter kan, Matrix? (krs/lom)










































