'Jangan Ada Ibrahimovicgate Lagi'
Senin, 11 Jun 2007 12:37 WIB
Milan - Juventus mulai terancam kehilangan David Trezeguet. Namun klub raksasa Italia yang baru kembali ke Seri A itu bertekad tak boleh lagi ada kasus 'Ibrahimovicgate'.Trezeguet, yang telah tujuh musim membela "Si Nyonya Tua", memberi sinyalamen hengkang dengan dalih kepentingannya tidak terlalu dihiraukan dalam proses negosiasi perpanjangan kontrak di Turin.Pihak Juve mereaksi kondisi itu dengan tidak "lembek" pada pemain yang bersangkutan. Artinya, kalau berpisah adalah hal terbaik, maka perpisahan itu tak mungkin dihentikan.Yang coba dihindari adalah kemungkinan terulangnya kasus Zlatan Ibrahimovic. Tahun lalu, ketika Juve didegradasi ke Seri B karena skandal calciopoli, penyerang internasional Swedia itu memaksa dijual.Karena pemainnya itu begitu ngotot ingin pindah dan tak mau bermain di Seri B, Juve pun mengalah. Ibrahimovic lalu dijual ke Inter Milan (bersama gelandang Prancis Patrick Vieira).Kepindahan dua pemain top itu rupanya membawa pengaruh besar untuk Inter, yang kemudian tampil sebagai scudetto. Dibanding Vieira, peran Ibrahimovic buat Inter disebut-sebut relatif lebih besar. Ia menjadi penyerang reguler tim Roberto Mancini dan mempu menyumbangkan 15 gol.Itulah yang dicemaskan Juve, bahwa menjual Trezeguet ke klub Italia yang lain bisa merugikan mereka sendiri. Apalagi terbetik kabar Inter pula yang siap menggaet penyerang berusia 29 tahun itu."Takkan ada lagi kasus Ibrahimovic," cetus presiden Juventus Giovanni Coboli Gigli dikutip Football Italia."Waktu kami menjual Ibra ke Inter, kami dalam periode sangat aneh dalam sejarah kami. Sekarang kami sudah keluar dari masa-masa itu. Kasus seperti Ibrahimovic tidak boleh ada lagi," tegasnya.Jika tekad tersebut tinggi, dan tidak terpengaruh oleh penawaran tinggi yang mungkin diajukan Inter, maka Juve mungkin siap mendengarkan pinangan Olimpque Marseille, Lyon, Barcelona, dan Arsenal, yang kabarnya tertarik pada Trezeguet. (a2s/ian)











































