Jelang Liga Italia
Inter Paling Siap
Kamis, 23 Agu 2007 11:55 WIB
Jakarta - Juventus, AC Milan dan AS Roma berpeluang menjadi kampiun Seri A, namun Inter tetap terdepan di bursa peraih scudetto. Pertimbangannya adalah adanya dua tim di kubu Nerazzurri.Melihat jadwal panjang Seri A musim 2007-2008, adalah sebuah keharusan sebuah tim memiliki pemain yang bugar. Tak hanya kualitas, kuantitas pun patut menjadi pemikiran.Kondisi cedera pemain, akumulasi kartu atau yang paling ekstrim adalah dihukum pihak klubnya sendiri karena membangkang bukan hal yang tidak mungkin terjadi. Apalagi ketatnya persaingan bisa membuat pemain menghalalkan segala cara, termasuk mencelakai lawan.Hal inilah yang harus dicermati. Salah satu cara yang harus dilakukan adalah menyolidkan tim, baik dalam hal kuantitas dan kualitas.Jika membandingkan dengan tim lain dengan dasar tersebut, Inter menjadi skuad yang paling diunggulkan dalam berburu scudetto. Perhatikan saja, Roberto Mancini memiliki dua tim untuk mewakili ambisinya merebut tiga gelar, yaitu juara Seri A, Coppa Italia dan Liga Champions.Francesco Toldo dan Julio Cesar akan saling bergantian dibawah mistar gawang. Sementara Marco Materazzi, Ivan Cordoba, Walter Samuel dan Cristian Chivu akan bergantian di depan gawang dua portiere Inter itu.Bek sayap akan diisi oleh Maicon, Maxwell, Nicola Burdisso dan Javier Zanetti. Lini tengah akan menjadi milik Oliver Dacourt, Esteban Cambiaso, Santiago Solari dan Patrick Vieira. Luis Figo, Dejan Stankovic dan Luis Jimenez akan didaulat membantu lini depan Inter yang beranggotakan lima striker tangguh, yaitu Hernan Crespo, Zlatan Ibrahimovic, Julio Cruz, David Suazo dan Adriano.Komposisi inilah yang memudahkan Mancini meracik tim terbaiknya, dalam formasi apapun. Mengikuti tiga kompetisi pun seharusnya bukan hal yang rumit lagi dengan target memboyong tiga gelar."Inter memang kalah kemarin (di Piala Super Coppa dari AS Roma), tapi mereka tetap berada di pole position untuk Scudetto. Mereka memiliki tim yang kuat," denmikian pengakuan Kaka atas kekuatan rival timnya itu.Bagaimana dengan pesaing Inter? Milan paling meragukan. Kekuatan Il Diavolo Rosso di putaran pertama hanya bertambah satu pemain, yaitu Emerson. Carlo Ancelotti sepertinya masih percaya dengan pemain lama nan tua.Namun Milanisti jangan dulu pesimistis dengan kekuatan tersebut. Milan sudah membuktikan bahwa dengan kekuatan yang kurang lebih sama dengan dua musim sebelumnya, gelar bergengsi Liga Champions musim lalu bisa diboyong ke San Siro.Peluang AS Roma juga cukup besar, jika bisa konsisten sepanjang musim. Tambahan tenaga dari Ludovic Giuly dkk tidak akan berguna jika mental juara tak juga terbentuk. Contoh kasus paling nyata adalah musim lalu.Francesco Totti cs memang sukses menumbangkan beberapa tim besar, namun saat berhadapan dengan tim yang di atas kertas setingkat di bawah mereka, AS Roma malah melempem.Juventus? Presiden Cobolli Gigli sendiri sudah pesimis jika Juve bisa meraih scudetto. "Kami hanya mengicar zona Liga Champions, scudetto hanya sekedar mimpi di musim ini," demikian pengakuannya beberapa waktu lalu.Bukan tanpa dasar jika Gigli berpendapat demikian. Skuad Juve banyak diisi muka-muka baru dipadu dengan pemain lama semacam Pavel Nedved, Alex Del Piero dan Luigi Buffon.Namun, tentunya, banyak faktor bisa mempengaruhi pertandingan, termasuk mafioso. Semoga saja skandal perusak citra sepakbola tak terjadi lagi di Italia. (ian/a2s)











































