Kasus Ronaldo di Zona Abu-Abu
Rabu, 12 Sep 2007 10:32 WIB
Milan - Niat Komisi Anti Doping FIGC memperkarakan terapi yang dijalankan Ronaldo di Brasil, tak mulus. Di antara para ahli sendiri, terapi tersebut masih tak jelas statusnya."Growth Factor", terapi yang diaplikasikan pada Ronaldo di Brasil, pada praktiknya mengambil darah kemudian memprosesnya di laboratorium untuk mengekstrak trombositnya. Darah yang telah diolah tersebut kemudian disuntikkan lagi ke dalam tubuh untuk mempercepat proses penyembuhan.Prinsip terapi ini mirip dengan salah satu tujuan atlet-atlet yang menggunakan doping. Tetapi Presiden Komisi Anti Doping FIGC Doktor Pino Capua menyatakan bahwa masalah ini masih menjadi perdebatan."Peraturan internasional belum jelas soal ini. Kami sempat meminta penjelasan lebih spesifik pada 2005, tetapi tidak menerima balasan karena secara ilmiah masalah ini sangat rumit," ujarnya.Bukan hanya penjelasannya saja yang sulit, tetapi karena penggunaannya tidak umum, hasilnya pun belum diketahui pasti. "Wajar jika tidak ada institusi yang bisa menjelaskannya," tambah Capua. (lom/din)










































