Frustrasinya Napoli

Frustrasinya Napoli

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 23 Feb 2026 19:20 WIB
Soccer Football - Serie A - Atalanta v Napoli - New Balance Arena, Bergamo, Italy - February 22, 2026 Napolis Juan Jesus reacts REUTERS/Ciro De Luca
Napoli kesal betul dengan kepemimpinan wasit saat kalah dari Atalanta. (REUTERS/Ciro De Luca)
Bergamo -

Napoli benar-benar dibuat frustrasi usai kekalahan di kandang Atalanta. Tidak cuma soal hasil, tapi juga kepemimpinan wasit. Duh!

Napoli melawat ke New Balance Stadium, Minggu (22/2/2026) malam WIB, untuk coba mencuri poin penuh demi menjaga persaingan juara dengan Inter Milan dan AC Milan.

Sempat unggul duluan lewat gol Sam Beukema pada menit ke-18, Napoli akhirnya kalah 1-2 karena gol-gol Mario Pasalic serta Lazar Samardzic di babak kedua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan hasil ini, Napoli tertahan di posisi ketiga klasemen Liga Italia dengan 50 poin dari 26 laga. Juara bertahan Serie A itu kini tinggal 14 poin dari Inter di puncak!

Bukan tugas mudah untuk mengejar Inter yang lagi on fire, sementara Napoli justru lagi dilanda inkonsistensi penampilan dan juga badai cedera. Tapi, kekalahan dari Atalanta meninggalkan rasa kesal di dada para pemain dan ofisial tim.

ADVERTISEMENT

Bahkan sang pelatih Antonio Conte tidak mau menghadiri sesi jumpa pers usai lagha. Dia mengirim Direktur Olahragfa Giovanni Manna untuk bebricara dengan media.

Napoli mengklaim ada dua keputusan kontroversial yang merugikan mereka. Pertama saat Rasmus Hojlund dilanggar Isak Hien dan Napoli sempat diberikan penalti oleh wasit Daniele Chiffi, sebelum dibatalkan VAR.

Hojlund dianggap sengaja menabrakkan diri ke Hien agar terjatuh. Yang kedua adalah ketika gol Miguel Gutierrez di awal babak kedua dianulir karena pelanggaran kepada Hien.

"Mustahil untuk mengomentari ini. Penalti kami dibatalkan, tetapi setelah babak kedua dimulai, wasit meniup peluit dan tidak ada kontak, tidak ada pelanggaran, tidak ada pemeriksaan VAR, gol tersebut dibatalkan, memalukan kan?" kata Manna kepada DAZN Italia.

"Di mana pelanggarannya? VAR memutuskan dia melakukan pelanggaran pada penalti, mengapa tidak pada gol ini? Ini memalukan! Kami mencoba untuk tetap tenang dan bersikap baik, kami tidak mau protes karena pasti setiap diuntungkan. Kami mengalami masalah di Turin dan Verona, kami tidak mengatakan apa pun, tetapi ini memalukan."

"Kami di sini berjuang untuk lolos ke Liga Champions dan gol kami dibatalkan tanpa alasan jelas."

(mrp/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads