'Cuma Tepuk Bahu Dida'
Sabtu, 06 Okt 2007 21:57 WIB
Celtic - Ikut bahagia bersama tim pujaan boleh saja, namun kalau terlalu larut, nasibnya bakal seperti Robert McHendry yang mengaku hanya menepuk bahu kiper AC Milan, Nelson Dida.Sesaat setelah Glasgow Celtic mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-1 atas Milan di Liga Champions pertengahan pekan ini, McHendry ikut turun ke lapangan saking bahagianya.Sudah melanggar peraturan tak boleh menginjak lapangan saat pertandingan masih berjalan, pendukung Celtic 27 tahun itu juga terlihat mengayunkan tangannya ke bahu kanan Dida seraya berlari ke arah tim tuan rumah yang sedang melakukan selebrasi.Untuk sesaat Dida tampak mencoba mengejar McHendry, namun setelah beberapa langkah kiper Brasil itu tiba-tiba terpuruk di lapangan. Dida kemudian ditandu keluar sambil mengompres pipinya dengan es. Banyak yang melontarkan kritik atas tindakan Dida yang dinilai berlebihan. Meski begitu, tindakan McHendry juga tidak dapat dibenarkan. Pria yang sudah menyerahkan diri ke pihak kepolisian itu sendiri mengaku hanya terlalu senang dan ikut larut dalam kebahagiaan tim pujaan.Dari hasil pemeriksaan polisi yang diteruskan ke Pengadilan Glasgow, McHendry menyatakan, "Saya berlari ke arah tim untuk ikut merayakan gol. Saat saya berlari, saya menepuk kiper AC Milan di bahunya."Saya bilang 'Sial, ya, Dida' dan kemudian terus berlari ke arah tim," tutur McHendry seperti dikutip Daily Mail.Atas tepukannya itu, warga Cambuslang, Skotlandia tesebut sudah diganjar larangan menghadiri setiap pertandingan tim pujaan untuk seumur hidupnya. Bulan depan pengadilan juga akan menjatuhkan hukuman buat McHendry atas tuduhan pelanggaran keamanan. (krs/ian)











































