Polisi Italia: Hanya Kecelakaan
Senin, 12 Nov 2007 11:10 WIB
Roma - Aparat kepolisian Italia enggan dituding sebagai pembunuh. Merasa bahwa kematian Gabriele Sandri adalah murni kecelakaan, polisi pun memberikan pernyataan resmi tentang rentetan kejadian.Seorang disc jockey, Sandri, tewas tertembak peluru nyasar yang dilepaskan aparat kepolisian di kawasan Arezzo. Polisi mengklaim bahwa itu benar-benar hanya sebuah kecelakaan tragis yang terjadi ketika mereka mencoba melerai dua kelompok yang sedang bertikai."Pada pukul 09.10 pagi, dua unit mobil polisi lalu lintas dari distrik Battifole mendengar adanya teriakan dan suara ribut yang berasal dari sebelah utara tempat parkir mobil motorway service station," jelas keterangan pihak berwenang di Arezzo dilansir Channel 4, Senin (12/11/2007)."Menyadari adanya aksi kekerasan dari sekumpulan orang yang berada di (setidaknya) tiga kendaraan, aparat bersangkutan langsung menyalakan sirene dan menghampiri lokasi," lanjut pihak berwenang.Salah satu polisi lantas disebutkan melepaskan dua tembakan untuk meredam kericuhan yang terjadi. "Tembakan dilepaskan demi mencegah dua kelompok --yang belum diidentifikasi sebagai kelompok fans sepakbola-- terlibat aksi kekerasan yang lebih serius."Tampaknya salah satu tembakan yang dilepaskan aparat itulah yang kemudian bersarang di leher Sandri dan menyebabkan pemuda 26 tahun itu tewas di tempat. "Tak lama kemudian ada sebuah mobil yang berisi lima orang meneruskan perjalanan ke pintu tol Arezzo di mana mereka meminta pertolongan darurat. Petugas medis yang datang ke lokasi mencoba menyelamatkan seorang pria namun tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan," imbuh keterangan tersebut.Hingga kini, pemeriksaan menyeluruh masih dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ahli balistik juga masih menyelidiki TKP untuk menganalisa bagaimana peluru bisa nyasar ke leher Sandri.Pihak berwenang juga dikabarkan sedang menanyai petugas polisi yang terlibat dalam insiden tersebut. Konon, dari dua tembakan yang dilepaskannya, salah satunya terjadi tanpa sengaja. Tembakan pertama dilepas ke udara sebagai peringatan, namun tembakan kedua tak sengaja terpicu ketika dia menurunkan senjata apinya. (krs/din)











































