Dua pekan lalu Liga Italia kembali tercoreng akibat kerusuhan antarsuporter. Bentrok antara tifosi Juventus dan pendukung Lazio menyebabkan tewasnya seorang Laziale akibat tertembak polisi.
Menyusul insiden tersebut beberapa pertandingan terpaksa dibatalkan, sementara aturan yang lebih tegas untuk menyikapi penonton yang anarkis juga diterapkan. Salah satu di antaranya yang akan terasa saat Liga Italia kembali bergulir akhir pekan ini adalah pencekalan terhadap enam kelompok tifosi dari klub Seri A.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki pekan ke-13 penampilan skuad besutan Roberto Mancini memang masih meyakinkan dengan belum sekalipun menelan kekalahan. Di kandangnya sendiri cuma Udinese yang mampu menahan imbang di pekan perdana kompetisi.
Jika skenario di atas berjalan mulus maka suksesi pemuncak klasemen tidak akan terjadi. Soalnya Fiorentina yang duduk di posisi dua dengan selisih dua poin juga akan menjalani laga yang seharusnya mudah saat bertandang ke Reggina.
Yang mungkin akan diuji adalah Juventus. Bianconeri yang kini duduk di urutan empat klasemen akan menjamu penghuni posisi tujuh, Palermo.
Dua kekalahan mengejutkan atas Napoli dan Udinese -- meski kemudian ramai diprotes karena dianggap datang dari keputusan kontroversial wasit -- harusnya tetap diwaspadai pelatih Claudio Ranieri. Meski tampil impresif sekembalinya dari Seri B, performa Juve belakangan agak menurun karena cuma meraih dua kemenangan dalam lima laga terakhir.
Meski harus menjalani laga tandang, AS Roma sepertinya masih terlalu tangguh buat Genoa yang belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir. Padahal dalam kurun yang sama Roma malah tak terkalahkan dengan koleksi tiga kemenangann dan dua hasil imbang. (din/arp)











































