Yang dikritik Mancini adalah format turnamen yang dianggapnya cuma seperti laga-laga di partai persahabatan. Apalagi yang berada di final hampir dipastikan datang dari wakil UEFA dan CONMEBOL.
"Itu seperti turnamen persahabatan. Buat saya itu terlihat absurd memainkan enam pertandinngan untuk kejuaraan ini. (Akhirnya) hanya ada dua tim yang pantas berada di final," ungkap Mancini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa saja boleh mengatakan apa saja, kami bahagia bisa menang," ungkap Carletto seperti diberitakan Yahoosport, Senin (17/12/2007).
Sukses Milan menundukkan Boca Junior dengan 4-2 mengantar Diavolo Rosso meraih gelar pertama di turnamen yang dulu bernama Piala Toyota itu setelah berubah format tahun 2000 lalu.
"Kemenangan ini adalah bagian terakhir dari paruh pertama musim ini. Kami harus berjuang di Seri A saat fase kedua dimulai bulan Januari. Kami harus bertarung lebih baik lagi dan memanfaatkan momentum ini" lanjut Ancelotti.
Dengan masih duduk di posisi 11 klasemen sementara, Milan jelas masih punya banyak pe er untuk diselesaikan. Apalagi akhir pekan ini mereka akan menghadapi musuh bebuyutan, Inter Milan. (din/din)











































