Normalnya, di setiap kompetisi sepakbola di dunia, kuota pergantian pemain dibatasi tiga kali saja. Namun Totti memiliki alasan tersendiri untuk memunculkan ide tersebut. Menurutnya, dengan perubahan itu, sepakbola Italia bakal makin menarik dari sebelumnya, pasca diguncang berbagai skandal dan kontroversi.
"Kami ingin memotivasi pemain muda dan bisa membuat terobosan di kompetisi ini. Kami butuh ide baru untuk mengembalikan citra sepakbola kami di mata publik," tandas Totti kepada Corriere dello Sport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kasus uji doping, Totti sempat membuat aksi kontroversi beberapa waktu lalu. Dengan alasan ingin menyaksikan kelahiran anaknya di rumah sakit, pemain berusia 31 tahun itu menolak melakukan tes doping tersebut.
Saran lain yang diungkapkan Totti adalah ditiadakannya pertandingan di malam hari saat musim dingin. "Saya selalu mengatakan bahwa sia-sia menggelar laga di malam hari di musim dingin, padahal pertandingan bisa digelar pada pukul satu siang seperti di Inggris," ujar Totti lagi.
Bagaimana, Lega Calcio?
(ian/a2s)










































