Kabar terakhir menyebut bahwa Maniche hari ini, Senin (14/1/2008), akan melakukan tes kesehatan di markas Inter. Setelah itu kedua pihak melakukan pembahasan kontrak sebelum Maniche resmi menjadi anggota baru Nerazzurri.
Klub Maniche saat ini, Atletico Madrid, mempersilakan Inter meminjam pemain berusia 30 tahun itu sampai akhir musim. Jika mau, Inter bisa menebusnya secara permanen dengan nilai transfer 4 juta poundsterling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maniche pun menyambut peluang ini dengan antusias, dan tak mengelak bahwa Luis Figo turut berperan dalam merekomendasi Mancini untuk memboyong dirinya ke Giuseppe Meazza.
Yang pasti, pemain bertenaga kuda itu memerlukan momentum untuk mengatrol reputasinya di luar Portugal. Semenjak meninggalkan Porto di tahun 2005, ia tak cukup sukses berkarir di Dynamo Moskow (Rusia), Chelsea (Inggris), dan Atletico (Spanyol).
Pemain yang juga pernah memperkuat Benfica itu tak cocok tinggal di Moskow, yang mana membuat pihak Dinamo meminjamkan dia ke Chelsea di paruh musim, tepatnya pada awal Januari 2006.
Bereuni dengan eks pelatihnya di Porto, Jose Mourinho, Maniche pun hanya menjadi pemain pelapis. Janji kontraknya dipermanenkan The Blues tidak terwujud dan ia dikembalikan ke Moskow di akhir musim itu.
Karena terlanjur tidak termotivasi berkarir di Rusia, Maniche dilego ke Atletico. Penampilannya di Vicente Calderon sebenarnya lumayan potensial dan sering pula dimainkan sebagai starter.
Namun hubungannya dengan pelatih asal Meksiko, Javier Aguirre, memburuk setelah ia konon berpura-pura cedera supaya tak main dalam pertandingan Piala Raja Spanyol melawan tim gurem Granada 74 beberapa waktu lalu. Aguirre pun menjadi antipati padanya.
Kini babak baru Maniche sudah di depan mata. Dengan usianya yang telah melewati kepala tiga, ia tak punya banyak waktu lagi untuk tidak merasakan kembali kesuksesan, seperti pernah dikecapnya bersama Porto dan timnas Portugal.
"Saya sudah tak sabar untuk mulai bermain buat Inter, salah satu klub terbaik di dunia, di mana hanya pemain-pemain hebat yang bisa bersaing di sana," ungkap Maniche kepada harian Marca.
"Sepakbola Italia melebih Spanyol dalam hal fisik dan taktik. Sekarang saya berharap memenangi sebanyak mungkin titel yang bisa didapat Inter, dan bertahan di sana di musim berikutnya."
(a2s/arp)











































