Prasangka tentunya gangguan yang berasal dari luar lapangan, sementara setiap tim yang dihadapi Nerazzurri pasti ingin menjegal klub asuhan Roberto Mancini itu dalam pertarungan mereka.
Menyangkut prasangka, Mancini mengecam media massa sebagai pemicu citra negatif pencapaian timnya. Salah satunya seputar wasit. Citra klub-klub besar (tertentu) dekat dengan wasit selalu menyertai perjalanan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situ Inter kembali disebut-sebut diuntungkan wasit dengan keputusan penalti yang kontroversial, serta diusirnya Fernando Couto dari lapangan akibat insiden tersebut. Kubu Inter pun menolak menghadiri konferensi pers pasca pertandingan.
Hanya kepada Inter Channel Mancini melontarkan penyataan-pernyataannya. "Banyak orang berprasangka buruk pada Inter. Mereka melakukannya setiap hari dan itu sudah berlangsung berbulan-bulan sampai sekarang," sergah sang allenatore.
"Tidak ada yang salah dengan pertandingan itu. Kami mendapatkan penalti dari sebuah insiden, yang si pemain sendiri (Couto) mengakui menyentuh bola dengan tangannya di kotak penalti. Jadi, tak ada skandal,β tandas Mancini dikutip Channel4.
Yang dikatakan pria berusia 43 tahun itu merujuk pada pernyataan Couto yang mengatakan, "Saya (berniat) menyundul bola, tapi malah kena tangan saya. Itu tak disengaja."
Jadi, masihkah kontroversial?
(a2s/arp)











































