Meski belum terkalahkan di Seri A dan masih superior memuncaki klasemen dengan keunggulan sembilan angka, Inter tidak bisa menyangkal bahwa mereka kini tengah memasang status waspada. Mancini sadar bahwa mulai saat ini La Beneamata bisa tergelincir kapan saja meskipun penampilan skuad arahannya tidaklah buruk.
"Penampilan kami baik, tetapi sejak saat ini dan hingga nanti Anda bisa saja kehilangan poin. Anda tidak bisa menang terus selamanya," ujarnya seperti dilansir Channel4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan pertandingan yang berat setelah (kekalahan) di Liga Champions. Kami berjuang keras untuk meraih hasil imbang ini dan harus dikatakan bahwa ini merupakan saat-saat yang berat bagi kami," tandasnya.
Tetapi Mancio dan skuadnya harus segera melupakan kesedihan. Rabu (27/2/2008), AS Roma sudah menunggu mereka. Kalah berarti posisi Gialorossi semakin merapat, tetapi jika meraih angka penuh bukan tidak mungkin moral Javier Zanetti dkk akan kembali terangkat.
"Pekan-pekan menetukan kini berada di depan kami. Tetapi biar bagaimana pun, sampai saat ini kami masih belum terkalahkan di liga dan hal ini merupakan fakta yang tidak bisa dipandang sebelah mata," tukasnya.
Mengenai peluang timnya di Liga Champions, Mancio masih menyiratkan optimisme. Mantan pelatih Fiorentina itu percaya Inter mampu membalikkan keadaan di San Siro dan lolos ke perempatfinal.
"Kekalahan di Liga Champions bukan berarti kiamat. Kami masih memiliki laga di leg kedua," pungkasnya. (din/ian)











































