Demi menghentikan pemain Brasil tersebut berbagai cara dilakukan lawan, salah satunya dengan pelanggaran. Ketika menghadapi Palermo pekan lalu, dia bahkan harus menderita cedera sehingga bakal absen menghadapi Catania pertengahan pekan ini.
Akan tetapi yang bikin Milan kesal bukan karena pemainnya itu terus menerus dilanggar lawan, melainkan adanya indikasi rencana sistematis untuk mencederai Kaka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dugaan itu didasarkan atas pelanggaran lawan kepada Kaka dalam dua partai terakhir di Seri A, ketika melawan Parma dan Palermo. Dalam dua pertandingan itu, sang pemain kerap dinilai jadi bulan-bulanan tekel lawan, dan wasit pun tak berbuat apa-apa.
Dikhawatirkan, tren "berburu Kaka" bakal mengakibatkan karirnya kandas dini seperti mantan bintang Milan Marco Van Basten, yang pensiun pada usia 28 tahun karena cedera.
"Faktanya adalah bahwa jika para lawan Milan bergantian melanggar Kaka, dan pelanggaran di menit pertama tak diberikan sanksi, itu akan jadi kebiasaan dari kebanyakan tim Italia," lugas pernyataan tersebut.
(krs/arp)











































