Sempat begitu mendominasi, keunggulan Inter atas Roma kini hanya tersisa empat angka. Menyisakan delapan partai sisa, bukan tak mungkin Javier Zanetti cs malah kehilangan Lo Scudetto.
Akan tetapi alih-alih khawatir akan kejaran lawan, Mancio justru bersikap santai. Dengan yakin, dia menyatakan timnya tetap akan menempati posisi satu di akhir musim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belakangan, Inter berjalan perlahan. Dari tujuh partai terakhirnya, Inter hanya bisa meraup dua kemenangan --kontra Reggina dan Palermo--, tiga kali imbang dan dua kali kalah, dari Napoli dan Juventus. Tak stabilnya penampilan, menurut Mancio, tak lepas dari tipisnya stok pemain akibat banyak yang dilanda cedera, meski hal itu diharapakn justru kian melecut semangat pasukannya.
"Kami merasakan buah dari cedera pemain lebih dari (tim) yang lain, karena yang menimpa kami sungguh luar biasa. Namun ini merupakan satu alasan bagus lainnya untuk menang musim ini. Kalau kami tertinggal empat poin dari pimpinan klasemen, itu akan jadi agak sulit, namun kami unggul empat poin," lugas dia.
"Kami bisa memenangi delapan laga sisa. Ini menjadi bulan yang sulit, namun kini kami sudah menanjak dan yang terburuk sudah di belakang kami," demikian Mancio.
Ivan Cordoba, Walter Samuel dan Olivier Dacourt dipastikan absen sampai musim ini berakhir. Sementara tingkat kebugaran Zlatan Ibrahimovic, Patrick Vieira, Luis Figo, Cesar Aparecido dan Esteban Cambiasso untuk laga giornata 31 masih mengkhawatirkan.
(krs/krs)











































