Penyelidikan terhadap Capello berkaitan dengan kasus yang dihadapi agen GEA World Sports. Enam orang dari agen pemain itu diklaim telah melakukan konspirasi mengontrol transfer dengan mengintimidasi pemain untuk menandatangani kontrak dengan agen pemain.
Dua dari enam aktor konspirasi GEA itu antara lain Luciano Moggi, mantan manajer umum Juventus dan Davide Lippi, anak dari Marcello Lippi, yang menjabat sabagai direktur GEA Agensi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesaksiannya, Capello menyatakan ia tidak memiliki keterlibatan dengan kontrak atau mengetahui tekanan yang diterima pemain. Namun pihak penuntut memiliki keyakinan yang berbeda.
Dilansir dari BBC, Capello diyakini mengelak dan saat itu menahan bukti-bukti yang ia miliki dengan mengatakan lupa atau tidak mengetahui secara detil mengenai pemain-pemain yang menjadi korban GEA World Sport itu.
Bagi jaksa penuntut umum, kesaksian Capello tersebut bertolak belakang dengan apa yang pernah dikatakannya ke harian Corriele dello Sport. Menurut jaksa penuntut umum pengadilan Italia Luca Palamara, Capello mengatakan ia tahu berapa banyak pemain yang menjadi korban GEA agensi itu.
Jika Capello terbukti bersalah karena tuduhan jaksa penuntut umum itu, ia terancam menjalani hukuman penjara hingga enam tahun.
(ian/din)










































